Resmi Ditetapkan, Besaran UMK Jatim 2020 Naik 8,51 Persen

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 20 November 2019 - 15:05 WIB
Resmi Ditetapkan, Besaran UMK Jatim 2020 Naik 8,51 Persen
Khofifah bersama jajarannya membahas besaran UMK Jatim 2020. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin).

SURABAYA, iNews.id – Upah minumum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur (Jatim) tahun 2020 resmi ditetapkan, Rabu (20/11/2019). Penetapan upah ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur No. 188/568/KPTS/013/2019.

Sesuai prediksi, besaran kenaikan UMK di tiap-tiap kabupaten kota adalah 8,51 persen dari UMK tahun lalu. Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, UMK Kota Surabaya tetap menjadi yang tertinggi, yakni Rp 4.200.479,19. Sedangkan, UMK terendah adalah Kabupaten Magetan, sebesar Rp1.913.321,73.

Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Jatim, Fauzi mengatakan, dari 38 kabupaten kota, hanya ada tiga daerah yang mengusulkan besaran UMK di luar ketentuan, yakni Kota Blitar, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Sidoarjo.

"Namun, setelah mendapatkan klarifikasi resmi dari bupati/wali kota terkait, serta melalui serangkaian sidang pembahasan, maka disepakati bahwa penetapan UMK di Jatim sepenuhnya mempedomani ketentuan yang ada, yaitu naik sebesar 8,51 persen dari nilai UMK tahun sebelumnya," kata Fauzi, Rabu.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, besaran UMK 2020 sudah dihitung berdasarkan ketentuan. Karena itu dia berharap, keputusan tersebut dijalankan dengan baik.

"Ini (besaran UMK) untuk kesejahteraan para pekerja," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal