Residivis di Banyuwangi Ditangkap karena Ganjal Mesin ATM dan Bobol Rekening

Eris Utomo ยท Senin, 23 Maret 2020 - 11:46 WIB
Residivis di Banyuwangi Ditangkap karena Ganjal Mesin ATM dan Bobol Rekening
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin memberikan keterangan saat ekspos kasus pembobolan Rekening. (Foto: iNews/Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id – Seorang pelaku pengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Bannyuwangi, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi. Pelaku sudah empat kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama.

Susilo Hadi Hermansyah (55) ditangkap aparat Kepolisian Reserse Kriminal Polresta Banyawangi. Residivis pembobol rekenin nasabah ini dibekuk saat beraksi di salah satu mesin ATM di Perumahan Gardenia, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.

Pelaku mengganjal menggunakan plastik mika yang dipasang di lubang masuk kartu. Tujuannya agar kartu tidak dapat keluar secara otomatis usai bertransaksi. Akibatya, kartu korban seolah tertelan mesin ATM.

Dia lalu memperdaya korban dengan modus membantu. Pelaku mengganti kartu ATM yang sudah disiapkan sebelumnya untuk diberikan kepada korban.

Aksi pelaku terbilang cukup profesional lantaran hampir tidak ada yang menyadari jika kartu ATM telah ditukar. Akibat aksinya, pelaku telah menggondol ratusan juta uang milik puluhan nasabah bank.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pelaku merupakan lulusan sarjana ekonomi kelahiran Sumenep. Dia berasal dari Kota Tanggerang, Banten.

“Pelaku yang juga residivis ini sudah menjadi empat kali tertangkap dengan kasus yang sama,” katanya saat ekspos kasus di Mapolres Banyuwangi, Senin (23/3/2020).

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa puluhan kartu milik korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP jo pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh penjara.


Editor : Umaya Khusniah