Razia Objek Wisata Keluarga di Tretes, Tim Amankan PSK Bertarif Jutaan

Jaka Samudra ยท Selasa, 05 Maret 2019 - 11:46 WIB
Razia Objek Wisata Keluarga di Tretes, Tim Amankan PSK Bertarif Jutaan
Sejumlah PSK yang diamankan tim gabungan Satpol PP Pasuruan dan Sub Denpom V/3-4 Pasuruan, Jatim, Selasa (5/3/2019). (Foto: iNews/Jaka Samudra)

PASURUAN, iNews.id – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Pasuruan melakukan razia di lokasi wisata keluarga di Tretes, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Selasa dini hari (5/3/2019). Dari razia tersebut, petugas mengamankan delapan pekerja seks komersial (PSK) bertarif jutaan rupiah.

Razia Satpol PP Pemkab Pasuruan di wilayah Watuadem, lingkungan Tretes, Kecamatan Prigen itu dibantu oleh Subdenpom setempat. Tim gabungan menemukan delapan orang yang diduga PSK sedang melayani tamu dan menunggu pria hidung belang di tempat wisata berpanorama indah itu.

Petugas selanjutnya mengamankan para PSK dari sejumlah vila. Satu per satu para PSK diangkut ke mobil petugas untuk dibawa menjalani pemeriksaan di Mako Satpol PP di Desa Raci, Kecamatan Bangik.

BACA JUGA:

Razia Tempat Prostitusi Terselubung di Bekasi, Belasan PSK Diamankan

Polres Gorontalo Ungkap Prostitusi Libatkan 5 Anak di Bawah Umur

Tim gabungan melanjutkan razia di wisma yang diduga selama ini melakukan praktik protitusi. Hasilnya, petugas kembali mengamankan para PSK yang sedang duduk menunggu tamu. Para PSK tidak bisa kabur dan melakukan perlawanan karena semua lokasi sudah dijaga tim gabungan.

Menurut petugas Satpol PP, saat dimintai keterangan sementara, umur para PSK rata-rata di bawah 20 tahun. Tarif PSK terbilang mahal, mulai dari Rp1 juta dan Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk setiap kencan.

“Kami hanya mengamankan delapan PSK. Kemungkinan informasi razia sudah bocor, karena banyak vila dan wisma yang tutup,” kata petugas Satpol PP Pemkab Pasuruan, Ajar Dollar.

Diperkirakan ada ratusan orang PSK di wilayah lereng Gunung Welirang. Satpol PP sudah sering merazia sejumlah lokasi, termasuk objek wisata di Pasuruan yang diduga menjadi sarang prostitusi. Meski sering dirazia, para PSK terus berdatangan ke lokasi wisata keluarga itu.

Rencananya, para PSK akan menjalani proses sidang tipiring di pengadilan negeri setempat. Mereka dijerat dengan Perda Protitusi dn akan dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kediri untuk mendapatkan pembinaan.


Editor : Maria Christina