get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemerintah Akan Berikan Diskon Tiket Nataru, Kereta dan Pesawat hingga Tarif Tol

Ratusan Pemudik di Banyuwangi Berebut Tiket Kapal Terakhir Menuju Madura

Rabu, 27 April 2022 - 13:01:00 WIB
Ratusan Pemudik di Banyuwangi Berebut Tiket Kapal Terakhir Menuju Madura
KM Sabuk Nusantara 92, kapal terakhir yang akan berlayar dari Banyuwangi menuju Madura sebelum Lebaran. (Foto: iNews.id/Eris Utomo).

BANYUWANGI, iNews.id - Ratusan pemudik dari Pulau Bali memadati Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Rabu (27/4/2022). Mereka berebut tiket terakhir KM Sabuk Nusantara 92 untuk bisa berlebaran di kampung halaman di Madura.  

Pantauan di lapangan, ratusan calon penumpang berjubel dan berdesakan untuk mendapatkan tiket dan validasi vaksin booster dari petugas. Mereka bahkan berebut di depan loket agar segera mendapat pelayanan. 

Hal ini dilakukan karena para penumpang khawatir tidak kebagian tiket dan gagal mudik. Pasalnya, KM Sabuk Nusantara 92 merupakan kapal terakhir yang akan berlayar ke Madura sebelum Idul Fitri. 

Membeludaknya calon penumpang ini mengakibatkan antrean layanan berlangsung hingga berjam–jam. Sebab, petugas harus mengecek validitas vaksin booster penumpang satu per satu. 

"Saya sudah antre sejak pagi, sudah tiga jam. Prosesnya lama karena harus validasi vaksin booster. Kalau baru vaksin pertama dan kedua harus rapid dulu. Itu juga antre lama," kata salah seorang pemudik tujuan Madura, Mahwadi. 

Informasi yang dihimpun, rata–rata calon penumpang ini satu keluarga dalam jumlah besar yang hendak pulang ke kampung halaman selama libur hari raya Idul Fitri. Mereka merupakan perantau yang bekerja di sejumlah kota di Bali dan Nusa Tenggara Barat. 

Koordinator Embarkasi KSOP Tanjungwangi Ade Sucipto mengatakan, KM Sabuk Nusantara 92 hanya memiliki kapasitas 450 penumpang. Karena itu para penumpang harus dibatasi sesuai kuota. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi di perjalanan. 

"Penumpang kami batasi sesuai kapasitas 450 orang. Bagi yang belum terangkut bisa berpindah moda transportasi lain/ untuk melanjutkan perjalan mudik Lebaran," katanya. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut