Puskesmas di Blitar Lockdown usai Rawat Pasien Positif Covid-19

Sindonews, Solichan Arif ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 21:32 WIB
Puskesmas di Blitar Lockdown usai Rawat Pasien Positif Covid-19
Puskesmas Ajung Blitar ditutup 14 hari sejak Selasa (21/7/2020). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

BLITAR, iNews.id - Puskesmas Wlingi, Kabupaten Blitar di-lockdown setelah enam tenaga kesehatan di puskesmas menerima pasien yang belakangan diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. Penutupan sementara itu berlangsung enam hari, yakni mulai Selasa (28/7/2020) hingga 3 Agustus 2020.

"Betul (lockdown)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti  Selasa (28/7/2020).

Pasien dengan gejala yang mengarah Covid-19 awalnya dirawat di rumah. Pada Senin (20/7/2020), petugas kesehatan puskesmas Wlingi mendatangi yang bersangkutan dan melakukan pemeriksaan. 

Melihat kondisi pasien, petugas kesehatan menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit. "Karena masih koordinasi dengan petugas rumah sakit, pasien dirawat di puskesmas Wlingi," kata Krisna Yekti. 

Di puskesmas, pasien yang ditangani enam orang petugas medis dengan baju APD (Alat Pelindung Diri) lengkap, mengalami muntah dan diinfus. Sesuai permintaannya, pasien sempat dibawa ke rumah sakit swasta. 

Namun tidak berlangsung lama langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Di rumah sakit petugas langsung melakukan rapid test dan swab test yang keluar Rabu (22/7). "Dan swabnya terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Krisna Yekti. 

Mengetahui pasien yang pernah dirawat di puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif Covid-19, enam orang petugas langsung diminta melakukan isolasi mandiri. Sebagai antisipasi puskesmas juga langsung di-lockdown.

Terhitung sejak Selasa (28/7), puskesmas Wlingi tidak melayani pasien selama enam hari ke depan. "Enam orang petugas kesehatan juga menjalani swab test," ujar Krisna Yekti. 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Christine Herawati menambahkan, hasil swab dua dari enam petugas Puskesmas Wlingi terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Kemarin (27/7), hasil swab dari enam teman kami, dua dinyatakan positif, "ujarnya.

Dua petugas kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut yang merawat langsung pasien. 

Keduanya, kata Christine dalam kondisi sehat atau berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG). Selain puskesmas Wlingi, Pemkab Blitar juga pernah melockdown puskesmas Selopuro. "Kalau lockdown RSUD Ngudi Waluyo bersifat parsial," ucapnya. 

Tercatat hingga 27 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 141 kasus. Perinciannya, 11 meninggal dunia, 66 sembuh dan 64 dirawat. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 113 orang, dengan perincian 30 meninggal dunia, 16 dirawat, dan 67 pulang. 

Sementara jumlah ODP sebanyak 1.066 kasus. Perinciannya, 1.012 selesai dirawat 14 hari, 21 dipantau, 1 dirawat dan 32 meninggal dunia.


Editor : Kastolani Marzuki