Pria Ini Curi 38 Karung Pakan Ternak untuk Biaya Istri Melahirkan

Nursyafii ยท Selasa, 02 Januari 2018 - 20:25:00 WIB
Pria Ini Curi 38 Karung Pakan Ternak untuk Biaya Istri Melahirkan
Tersangka DK saat pemaparan kasus pencurian pakan ternak di Mapolsek Asemrowo Surabaya, Selasa (2/1/2018). (Foto: iNews/Nursyafii)

SURABAYA, iNews.id – Himpitan ekonomi membuat seseorang gelap mata. Di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), seorang laki-laki nekat mencuri 38 karung pakan ternak dan beras jagung dari sebuah gudang di kawasan Jalan Demak Surabaya. Pengakuan tersangka, dia nekat mencuri lantaran butuh biaya untuk istrinya yang akan melahirkan.

Tersangka DK, warga Bangkalan Surabaya, Jatim, diamankan anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Asemrowo Surabaya setelah menerima laporan dan memantau aktivitas yang mencurigakan di gudang pakan ternak itu. DK berhasil ditangkap saat memindahkan karung-karung berisi pakan ternak ke mobil bak terbuka bersama dua temannya, S dan A. Namun, S dan A berhasil kabur. Sementara DK tidak sempat melarikan diri.

“Kami sudah menyiapkan penangkapan ketiga tersangka saat itu. Mereka sudah berhasil mengeluarkan 17 karung yang siap untuk diedarkan,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Asemrowo Surabaya Kompol Achmad Faisol Amir di Polsek Asemrowo Surabaya Jalan Asem Raya, Surabaya, Selasa (2/1/2018).

Pengakuan tersangka, dia sudah dua kali melakukan pencurian. Pertama 21 karung berisi beras jagung dan selanjutnya 17 berisi pakan ternak. “Saya nekat mencuri 38 karung pakan ternak dan beras jagung karena butuh biaya untuk istri yang hendak melahirkan. Istri saya sedang hamil sembilan bulan,“ kata DK.

Kompol Achmad Faisol Amir mengatakan, hingga saat ini, Polsek Asemrowo Surabaya masih mengejar dua teman DK, yang berhasil kabur. Berdasarkan keterangan DK, temannya S dan A berperan sebagai penyuplai atau yang membawa barang dan siap mengedarkan pakan ternak tersebut.

“Dua tersangka ini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) dan dalam pengejaran. Sementara tersangka DK terancam pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” ujar Kompol Achmad Faisol Amir.

Editor : Maria Christina

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: