get app
inews
Aa Text
Read Next : Keji! Pria di Jepara Bakar Mantan Istri dan Mertua gegara Ditolak Rujuk, 1 Tewas

Pria di Mojokerto Tega Aniaya Mertua dan Istri, 1 Tewas dan 1 Kritis

Rabu, 06 Mei 2026 - 12:42:00 WIB
Pria di Mojokerto Tega Aniaya Mertua dan Istri, 1 Tewas dan 1 Kritis
TKP pria di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tega menganiaya mertua hingga tewas dan istrinya kondisi kritis, Rabu (6/5/2026). (Foto: iNews).

MOJOKERTO, iNews.id - Seorang pria di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tega menganiaya mertua dan istrinya. Akibat kejadian tersebut, mertua pelaku tewas, sementara istrinya kritis dan dirawat di rumah sakit.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga setempat. Seorang anak korban yang pulang sekolah langsung menangis histeris setelah mengetahui neneknya tewas dan ibu kritis. 

Warga kemudian membawa anak tersebut ke rumah tetangga untuk diamankan. Korban tewas bernama Siti Arofah (54), sedangkan korban luka Sri Wahyuni (35). 

Ketua RT setempat, Muhammad mengatakan bahwa awalnya melihat terduga pelaku keluar rumah dengan tangan berlumuran darah. Dia kemudian mendatangi lokasi, namun mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci.

“Saya melihat pelaku keluar rumah, ada darah di tangannya,” ujarnya.

Muhammad kemudian memanggil perangkat desa dan petugas keamanan setempat. Pintu rumah dibuka secara paksa dan ditemukan korban Siti Arofah dalam kondisi terlentang dengan luka parah dan telah meninggal dunia.

Sementara itu, di dalam kamar ditemukan Sri Wahyuni dalam kondisi luka. Korban kemudian dibawa oleh tim PMI ke RSUD Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk mendapatkan perawatan.

Petugas Inafis Polres Mojokerto yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban meninggal kemudian dibawa ke rumah sakit di Porong, Sidoarjo, untuk dilakukan autopsi.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan penganiayaan di dalam rumah yang melibatkan dua korban.

“Dugaan sementara karena masalah keluarga. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran. Kita masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian," ujar AKP Aldhino di lokasi. 

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut