Ponpes di Situbondo Terima Sapi, Bobotnya Nyaris Samai Hewan Kurban Presiden Jokowi

Umaya Khusniah ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 13:29 WIB
Ponpes di Situbondo Terima Sapi, Bobotnya Nyaris Samai Hewan Kurban Presiden Jokowi
Sapi yang disumbangkan ke pondok pesantren di Situbondo, Jatim berbobot 1,2 ton. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.idPondok Pesantren Wali Songo Situbondo, Jawa Timur (Jatim) menerima bantuan hewan kurban sapi seberat 1,2 ton untuk Hari Raya Idul Adha. Bobot hewan kurban dari anggota DPR RI Nasim Khan ini hampir menyamai sapi terberat dari Presiden Joko Widodo yang disumbangkan ke masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) 1,3 ton.

“Sapi jenis Simental ini dibeli dari peternak di Kabupaten Situbondo,” kata Nasim Khan, Jumat (31/7/2020).

Menurutnya, saat pendemi Covid-19, para peternak sapi dan kambing kurban mengeluh sepi pembeli. Maka dari itu, dia membeli hewan kurban langsung dari peternak.

“Harapannya, ini dapat menggugah semua lapisan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi umat,” katanya Bank NK, sapaan karbanya.

Sebelumnya, dalam rangka hari Raya Idul Fitri, NK menyalurkan hewan kurban berupa tujuh ekor sapi dan puluhan ekor kambing. Hewan-hewan ini disalurkan kepada yayasan, pondok pesantren, madrasah serta masjid di Kabupaten Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso, Jatim.

“Alhamdulilah untuk tahun ini kita bisa menyerahkan tujuh ekor sapi kurban dan puluhan kambing dengan niat lillahi ta’ala semoga barokah dan bermanfaat di masa pendemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kembali menyumbangkan sapi kurban untuk masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat pada hari raya Idul Adha 1441 H. Sapi jenis Simental ini memiliki berat 1,3 ton dan merupakan sapi kurban Jokowi terbesar se-Indonesia.

"Berat sapi Pak Presiden itu 1,3 ton ya, itu terberat se-Indonesia," kata Sekretaris Dinas Peternakan NTB Iskandar.

Sapi tersebut dibeli oleh Jokowi dari Herman, warga Desa Sukamulia, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, seharga Rp130 juta.


Editor : Umaya Khusniah