Polres Tuban Ringkus 7 Pelaku Perampokan Sadis, 2 Dilumpuhkan

Pipiet Wibawanto, Ihya Ulumuddin ยท Selasa, 27 Maret 2018 - 11:25:00 WIB
Polres Tuban Ringkus 7 Pelaku Perampokan Sadis, 2 Dilumpuhkan
Ketujuh komplotan perampok sadis saat menjalani gelar perkara di Mapolres Tuban, Selasa (27/3/2018) pagi. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban meringkus tujuh komplotan pencuri kendaraan bermotor, Senin (26/3/2018) malam. Ketujuh pelaku dibekuk di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Jawa Tengah. Dua di antara tujuh pelaku bahkan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Tadi malam, ketujuh komplotan ini langsung digelandang ke Mapolres Tuban untuk menjalani proses hukum. Informasi yang dihimpun, ketujuh komplotan ini terbilang sadis. Mereka tak segan melukai, bahkan menghabisi nyawa korban bila melawan.

Komplotan perampok ini di antaranya, Aan Rusianto, Mustofa, Abdul Rohman dan Puryanto, ketiganya warga Rembang Jawa Tengah. Sedangkan empat pelaku lainnya adalah Muhammad Zainal Abidin warga Jepara; serta Ali Alfa dan Taufiqurrahman, warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kapolres Tuban AKBP Sutrino HR mengatakan, ketujuh pelaku tersebut sudah lebih dari enam kali beraksi. Mereka menyasar para korban di wilayah Tuban hingga perbatasa Jawa Tengah. Dari hasil kejahatan itu, mereka mendapatkan delapan unit motor berbagai merek, satu unit mobil, onderdil mobil serta sejumlah uang milik korban.

“Mereka menyasar kendaraan yang diparkir. Namun, kadang juga menghentikan paksa kendaraan yang melintas di tempat sepi. Bila korban melawan, mereka tak segan melukai,” kata Sutrisno kepada wartawan di Mapolres Tuban, Selasa (27/3/2018).

Sementara itu, dari hasil penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa kunci T, satu unit sepeda motor, satu speedometer, serta satu unit mobil mini bus. “Begitu ada laporan para pelaku ini kami kejar. Sempat berpindah-pindah tempat di wilayah Tuban, mereka lantas bersembunyi di beberapa lokasi di Jawa Tengah. Kurang lebih satu minggu mereka kami buru, dan akhirnya tertangkap,” katanya.

Sutrisno menyampaikan, mayoritas dari komplotan rampok ini adalah orang baru. Namun, yang menjadi otak adalah residivis. Dia pernah mendekam di Nusakambangan dalam kasus serupa. “Dia inilah yang akhirnya merekrut beberapa teman untuk berbuat jahat,” katanya.

Sementara itu dalam kasus ini, ketujuh pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Editor : Himas Puspito Putra