Polres Ponorogo Tetapkan Pimpinan dan Bendahara CV TMJ Jadi Tersangka dalam Kasus Investasi Bodong

Ahmad Subekhi ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 18:00 WIB
Polres Ponorogo Tetapkan Pimpinan dan Bendahara CV TMJ Jadi Tersangka dalam Kasus Investasi Bodong
Investasoi bodong di Ponorogo, Jatim, berkedok peternakan sapi dan susu. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Polisi dari Polres Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) menetapkan pimpinan dan bendara CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) menjadi tersangka. CV ini merupakan perusahaan investasi bodong yang merugikan masyarakat miliaran rupiah.

Hadi Suyitno dan Habibi ditetapkan menjadi tersangka usai polisi menyelidiki kasus investasi bodong ini. Keduanya kini ditahan di Mapolres Ponorogo.

“Setelah unsur-unsur terpenuhi, mereka kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kaporles Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto, Sabtu (22/2/2020).

Arief mengatakan polisi akan terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas. Sampai saat ini sudah 17 saksi diperiksa polisi.

OJK Surabaya dan Kediri juga sudah menyatakan investasi ini benar-benar fiktif dan tidak terdaftar.

Sebelumnya, Polres Ponorogo membongkar kasus investasi bodong berkedok usaha sapi dan susu, CV Tri Manunggal Jaya. Peserta diminta menginvestasikan uang Rp15 juta per paket. Dalam tiga tahun, uang ini akan menjadi Rp45 juta.

Selain itu, peserta akan mendapat untung per bulan mencapai Rp2,3 juta. Peserta juga dijanjikan mendapat dua ekor sapi muda dan 2 ekor anak sapi serta bonus umrah dan sepeda motor.

Korban dari investasi ini tak hanya dari Ponorogo, tapi juga berbagai daerah di Indonesia seperti Jayapura, Papua, Yogyakarta, Jambi, dan sebagainya.

Jumlah korban terbilang besar dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia karena menggunakan jaringan usaha peternakan. Di berbagai daerah, terdapat kantor jaringan dari CV ini.


Editor : Umaya Khusniah