Polisi Gagalkan Aksi Bunuh Diri Siswa SMA di Blitar dari Atas Jembatan

Robby Ridwan · Selasa, 23 Oktober 2018 - 23:07:00 WIB
Polisi Gagalkan Aksi Bunuh Diri Siswa SMA di Blitar dari Atas Jembatan
SL (dua kanan) siswa SMA negeri di Kota Blitar berhasil dievakuasi petugas setelah mencoba terjun dari atas jembatan. (Foto: iNews.id/Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id – Warga Kota Blitar, Jawa Timur digegerkan dengan aksi seorang pelajar kelas XII salah satu SMA negeri di kota itu yang hendak bunuh diri dengan cara terjun dari atas Jembatan Kademangan, Selasa (23/10/2018).

Aksi nekat pelajar berinisial SL (18) itu berhasil diabadikan salah seorang warga melalui rekaman video amatir. Dalam rekaman video itu, pelajar tersebut sedang dievakuasi anggota Polsek Ludoyo Barat.

Petugas sempat kesulitan mengevakuasi pelajar itu lantaran badannya diikat tali dengan posisi sudah di pinggir jembatan dan nyaris jatuh ke sungai. Beruntung, sebelum pelajar itu terjebur ke sungai tubuhnya berhasil ditangkap petugas dan menariknya ke atas dibantu warga. 

Setelah berhasil dievakuasi, siswa tersebut sempat berontak dan menolak dievakuasi. Namun, petugas langsung memegang dan membawanya ke mobil polisi untuk dibawa ke Mapolsek Ludoyo Barat.

Kapolsek Ludoyo Barat, Akp Sapto Rahmadi mengatakan, peristiwa itu bermula saat anggotanya mendapatkan laporan ada warga yang di atas jembatan dan duduk merenung. “Petugas sempat beberapa kali bertanya pada SL. Namun tidak dijawab dan anggota kami langsung berinisiatif mengevakuasi siswa yang bersangkutan,” katanya.

Ali Imron, guru kelas SL mengaku sudah lima hari anak didiknya tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. “Di sekolah, SL termasuk siswa yang pendiam. Informasinya, SL merasa kurang perhatian dari orang tua karena sering tinggal bersama pamannya di Kota Blitar. Sementara orang tua SL tinggal di Kabupaten Blitar,” katanya.

Saat ini, SL sudah dijemput paman dan gurunya untuk dibawa pulang ke rumah. Pihak sekolah akan melakukan pembimbingan secara khusus agar SL kembali memiliki semangat hidup tinggi.

Editor : Kastolani Marzuki