Polda Jatim Pertebal Pengamanan Pemungutan Suara Ulang di Sampang

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 24 Oktober 2018 - 12:28 WIB
Polda Jatim Pertebal Pengamanan Pemungutan Suara Ulang di Sampang
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat memeriksa kesiapan paaukan beberapa waktu lalu. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang Sabtu (27/10/2018) mendatang mendapat pengamanan ekstra. Hari ini misalnya Polda Jawa Timur (Jatim) mengirim 274 personel tambahan ke lokasi PSU. Pasukan ini melengkapi 6.200 personel yang telah siaga di Sampang. 

Pengamanan PSU ini sengaja dipertebal mengingat potensi gangguan keamanan yang cukup tinggi. Baik menjelang, pelaksanaan hingga pascapemungutan suara. Polisi tidak ingin gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) muncul di PSU ini. 

"Sebelumnya, Polda Jatim kirim 700 personil Brimob, dan hari ini Rabu (24/10/2018), kembali kirimkan 274 personil.  Dengan maksud mempertebal pengamanan yang akan ke TPS nantinya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (24/10/2018).

Pola pengamanan nantinya, setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), minimal akan dijaga oleh satu anggota polisi, serta di back up oleh satu prajurit TNI, dan petugas Linmas. "Jadi satu TPS itu, dengan harapan akan ada tiga personil yang akan memback up nantinya, guna membantu KPPS dan aparatnya," tambahnya. 

Pihaknya berharap, pelaksanaan PSU Pilkada Sampang nanti, akan berjalan dengan aman, dengan dorongan sejumlah personil, baik Brimob, maupun satuan fungsi lainnya, serta TNI. 

Ditanya terkait lokasi lokasi rawan, Barung menegaskan, berdasarkan instruksi Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, seluruh lokasi menjadi prioritas pengamanan Kepolisian. "Dari sekian ratus TPS, semua menjadi prioritas. Jadi misalkan Sampang ini ada hal hal yang tidak diinginkan, kita siap," tambahnya. 

Barung mengatakan, pengamanan di Sampang sekaligus pengamanan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Sumenep, dalam rangka menghadiri festival Keraton Sumenep, pada 28 Oktober 2018. "Agenda itu tentu mendapatkan prioritas pengamanan juga, sehingga nanti akan di bagi bagi pengamanan itu," ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra