Pipa Air Bantuan Pemprov Jatim di Sigi Tuntas, Khofifah Tinjau ke Lokasi

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 12:02 WIB
Pipa Air Bantuan Pemprov Jatim di Sigi Tuntas, Khofifah Tinjau ke Lokasi
Jaringan pipa air bersih, bantuan Pemprov Jatim untuk Sigi, Sulteng. (Foto: [iNews/Ihya' Ulumuddin)

SIGI, iNews.id – Jaringan pipa air bersih bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tuntas. Pipa sepanjang 6,4 km tersebut telah tersambung ke jaringan pipa primer dan siap mengaliri air bersih kepada warga sekitar.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang meninjau langsung kesiapan jaringan pipa ini mengatakan, jaringan pipa air bersih dibangun dari bantuan kebencanaan (BK) Provinsi Jatim sebesar Rp5 miliar. Diproyeksikan, pipa tersebut mampu mengalirkan air bersih kepada 1.200 kepala keluarga (KK), korban terdampak bencana gempa dan tsunami 2018 silam.

"Pada posisi pipa yang 6,4 km ini, kita berharap bisa support empat desa dari air disini. Sekarang air bakunya masih diikhtiarkan karena harus melakukan sosialiasi dengan masyarakat disini," katanya di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Rabu (12/2/2020).

Khofifah berharap, jaringan pipa air bersih segera bisa difungsikan dan memberi manfaat bagi warga.

"Kita tahu, saudara-saudara kita di Sigi, Donggala dan Palu masih membutuhkan banyak bantuan, termasuk hunian. Maka, gotong royong dan support ini sangat penting," katanya.

Sementara, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemprov Jatim tersebut. Baginya, bantuan jaringan pipa itu merupakan bentuk kepedulian warga Jatim.

"Atas nama masyarakat Sulawesi Tengah yang terdampak dengan bencana, khususnya Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Jatim," katanya.

Dia mengatakan, setelah jaringan pipa sudah siap, proses selanjutnya yakni menyediakan air baku. Saat ini, pihaknya mengaku masih bermasalah dengan berbagai komplain dan permintaan dari masyarakat.

Diketahui, pada 28 September 2018 lalu, gempa bumi dan tsunami mengguncang tiga wilayah di Sulteng, yaitu Palu, Donggala, dan Sigi. Sejumlah fasilitas rusak akibat bencana ini, termasuk jaringan pipa air bersih bagi warga.


Editor : Umaya Khusniah