Pikap Bermuatan Material Listrik Tabrak Penjual Lele, 1 Tewas

Bambang Sugiarto ยท Jumat, 23 Maret 2018 - 20:55 WIB
Pikap Bermuatan Material Listrik Tabrak Penjual Lele, 1 Tewas
Mobil pikap bermuatan material listrik dan bemor bermuatan lele yang terlibat tabrakan di Jalur Selatan Jember tepatnya di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Jember, Jumat (23/3/2018) petang. Sang pengemudi pikap tewas dalam kecelakaan ini. (Foto:

JEMBER, iNews.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Selatan Jember. Sebuah mobil pikap bermuatan material listrik, bertabrakan dengan penjual lele yang mengendarai becak motor, Jumat (23/3/2018) petang. Akibat tabrakan keras itu, pengemudi pikap tewas seketika di lokasi kejadian.

Berdasarkan, pengamatan wartawan iNews di lapangan, mobil pikap bermuatan material kabel listrik dan bentor bermuatan ikan lele tampak ringsek parah. Keduanya terlibat tabrakan adu banteng di Jalur Selatan Jember tepatnya di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Jember.

Kecelakaan itu menyebabkan sang pengemudi pikap tewas seketika, dengan luka berat di bagian kepala akibat benturan keras. Sementara penjual ikan lele yang mengendarai bemor hanya mengalami luka ringan. Korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Rambipuji untuk menjalani perawatan. Warga yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung membantu mengevakasi bemor yang terguling.

Menurut musdalifah, salah seorang saksi di lokasi kejadian, peristiwa kecelakaan itu berlangsung sangat cepat. Saat itu, kendaraan pikap melaju dari arah Lumajang menuju ke Jember. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba pikap langsung menabrak bemor dari arah berlawanan. Kerasnya tabrakan itu membuat dua kendaraan ringsek parah.

“Pikapnya dari arah selatan terus bemornya dari utara. Sampai di sini langsung tabrakan hadap-hadapan begitu. Pikapnya langsung muter (terguling) dan sopirnya jatuh dari mobil. Kepalanya duluan yang jatuh lalu pecah dan meninggal di lokasi,” ucap Musdalifah.

Polisi lalu lintas dari Polres Jember hingga kini masih menyelidiki kasus kecelakaan itu. Dugaan sementara, sang pengemudi pikap mengantuk sehingga keluar jalur dan menabrak bentor. Namun polisi juga belum dapat memastikan karena masih dalam penyelidikan. Tabrakan itu sempat membuat arus lalu lintas di lokasi kejadian macet hingga beberapa jam.


Editor : Himas Puspito Putra