Petani di Lamongan Tipu Korban hingga Rp450 Juta dengan Modus Penggandaan Uang

Abdul Wakhid ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 08:46 WIB
Petani di Lamongan Tipu Korban hingga Rp450 Juta dengan Modus Penggandaan Uang
Pelaku yang mengaku dukun yang dapat menggandakan uang di Lamongan, Jatim. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id – Seorang petani di Lamongan, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi karena menipu korban dengan modus penggandaan uang. Pelaku memperdaya korban hingga mengalami kerugian total senilai Rp450 juta.

Abdul Ghofur (38), warga Desa Gempol Tukmloko, Kecamatan Sarirejo, Lamongan ditangkap petugas dari Polres Lamongan. Semenatar korban, bernama Umbar Waluyo, warga Kecamatan Mantup, Lamongan.

Kepada korban, pelaku mengaku dapat menggandakan uang. Pelaku tak sendiri dalam menjalankan aksi sebagai dukun pengganda uang. Dia berkolaborasi dengan rekan asal Jawa Barat yang saat ini masih buron.

Dalam beraksi, pelaku menggunakan modus memperpanjang rentang pertemuan agar korban percaya dan memberikan uang. Ada tujuh media yang digunakan yakni satu tongkat komando, satu pecut atau cemeti, satu buah cakar elang dan kujang yang semuanya terbuat dari kuningan.

Selain itu ada dua biji pring (bambu) pethuk. Pelaku juga menyerahkan lempeng logam mata uang asing serta batu giok pada korban.

Semua barang-barang ini diserahkan secara bergantian kepada korban. Setiap kali diserahkan, selalu dengan imbalan uang hingga terakumulasi kerugian korban mencapai Rp450 juta.

Hingga batas waktu yang ditentukan, daun pisang yang diberikan pelaku kepada korban tak kunjung berubah menjadi uang. Merasa tertipu, korban akhirnya melapor ke polisi.

“Proses penipuan ini berlangsung sejak Februari 2019 hingga Januari 2020,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun saat ekspos kasus, Senin (17/2/2020).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah