Peringatan Keras Eri Cahyadi untuk Pejabat Pemkot Surabaya: 5 Kali Gagal Silakan Mundur 

Ihya Ulumuddin · Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:15:00 WIB
Peringatan Keras Eri Cahyadi untuk Pejabat Pemkot Surabaya: 5 Kali Gagal Silakan Mundur 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pengarahan kepada pejabat Pemkot Surabaya. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi peringatan keras kepada anak buahnya. Gagal lima kali berturut-turut, mereka akan dipaksa mundur

Ancaman itu disampaikan Eri kepada seluruh perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, camat hingga lurah. Sebagaimana penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (STOK), seluruh pegawai harus mempertanggungjawabkan program kerja yang sudah dibuat. 

"Apabila selama lima kali diketahui tidak sesuai dengan target kontrak kinerja, maka Kepala PD, Camat, dan Lurah yang bersangkutan dipersilahkan mengundurkan dari jabatan yang diemban," kata Eri saat memberikan pengarahan dan evaluasi pertanggungjawaban indikator kinerja Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Sabtu (14/5/2022). 

Eri mengatakan, sejak penerapan SOTK baru, telah dilakukan kontrak kinerja dengan Kepala PD, Camat, dan Lurah berdasarkan capaian output dan outcome program pelayanan kerja untuk masyarakat Kota Surabaya. Karenanya, semua pegawai harus menjalankan tugasnya sesuai program yang disusun. 

"Setiap tiga bulan sekali, saya akan melakukan evaluasi. Sebab, saya bertanggung jawab menggerakkan PD untuk kepentingan masyarakat Kota Surabaya," katanya. 

Berdasarkan hasil evaluasi, setidaknya ada tiga poin yang disampaikan oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Pertama, ia meminta Kepala PD, Camat, dan Lurah untuk menggunakan aset milik Pemkot Surabaya menjadi lapangan pekerjaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Serta melakukan pemetaan kemampuan dan usia kerja terhadap 350 ribu KK yang masuk dalam kategori MBR.

"Para Lurah lakukan pengecekan terdapat MBR dengan melibatkan RT/RW dan Kader Surabaya Hebat. Petakan dan buat kelompok MBR untuk mengerjakan tambak, pertanian, dan lainnya," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: