Peredaran Narkoba di Surabaya Masih Tinggi, 1 Semester 365 Kasus

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 03 Agustus 2018 - 17:30 WIB
Peredaran Narkoba di Surabaya Masih Tinggi, 1 Semester 365 Kasus
Ilustrasi kasus narkoba. (Foto: Okezone)

SURABAYA, iNews.id - Kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Kota Surabaya masih tinggi. Dalam kurun waktu satu semester ini misalnya, berdasarkan data hasil pengungkapan kasus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya, jumlah peredaran dan penyalahgunaan barang haram di Kota Pahlawan ini mencapai 365 kasus.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Yusuf Wahyu menjelaskan, dari 365 kasus tersebut, yang sedang dalam penanganan sebanyak 75 kasus. Sedangkan yang sudah dilimpahkan, baik tahap pertama dan kedua, sebanyak 290 kasus.

"Total jumlah tersangka yang kami tangani sebanyak 477 tersangka," katanya, Jumat (3/8/2018).

Sementara itu, jumlah barang bukti yang disita dari para tersangka antara lain, sabu sabu sekitar 1,6 kilogram, ekstasi sebanyak 2.089 butir, sebanyak 7.459 butir obat keras berbahaya, dan 183 pil Happy Five.

"Yang kami tunjukkan ini adalah tersangka dalam kasus yang menonjol. Satunya barang bukti satu ons, satu lagi jumlahnya sekitar 10,8 gram," tambahnya.

Kompol Yusuf tidak menampik masih adanya peredaran narkotika jaringan lapas, khususnya lapas di Sidoarjo, dalam penangkapan selama periode Januari - Juli 2018 tersebut. "Memang apa yang sudah kita tangani saat ini, memang bagian dari jaringan lapas tersebut," tegasnya.

Otak atau pengendali narkotika ini, tambah Yusuf adalah seseorang dalam lapas. Sedangkan yang diamankan polisi adalah jaringan kaki tangan di luar.


Editor : Himas Puspito Putra