Perdagangan Gadis di Situbondo, Pelaku Iming-imingi Uang Rp7 Juta

Avirista Midaada, Riski Amirul Ahmad ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 08:06 WIB
Perdagangan Gadis di Situbondo, Pelaku Iming-imingi Uang Rp7 Juta
Korban dugaan perdagangan orang asal Bandung yang dipekerjakan menjadi PSK di Situbondo. (Foto: iNews/Riski Amirul Ahmad)

SITUBONDO, iNews.id - Polisi terus mendalami kasus perdagangan anak perempuan di bawah umur di Kota Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Para gadis asal Bandung Jawa Barat ini diiming-imingi pekerjaan dan uang pinjaman Rp7 juta.

Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono mengatakan, ketiga tersangka ini masih satu keluarga. Mereka melancarkan aksinya saling berbagi peran.

"Tersangka S (50) sebagai muncikari, sedangkan istrinya SB (50) dan anak perempuannya N (33), menjadi perantara kepada para gadis tersebut," kata Awan Hariono kepada wartawan di Mapolres Situbondo, Jatim, Senin (29/7/2019).

Sebelum didatangkan ke eks lokalisasi Gunung Sampan, Desa Kotakan, para gadis tersebut diiming–imingi kerjaan dan dipinjami uang Rp7 juta tanpa bunga oleh pelaku.

Kemudian, mereka dipekerjakan di sebuah karaoke. Selain menemani para tamu, mereka yang mayoritas berusia belasan tahun ini juga diminta melayani pelanggan.

"Mereka dipekerjakan dan dieksploitasi seksual oleh ketiga," ujar dia.

Sebelumnya, 12 gadis asal Bandung Jawa Barat (Jabar) diduga menjadi korban perdagangan manusia. Mereka dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di eks Lokalisasi Gunung Sampan, Kota Situbondo, Jatim.

Informasi yang dirangkum iNews, ke-12 korban ini rata-rata masih di bawah umur. Mereka diamankan dari salah satu rumah pasangan suami istri warga Dusun Cangkreng, yang lokasinya tak jauh dari kawasan eks lokalisasi tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal