Perayaan Idul Adha 1440 Hijriah, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Peduli Sesama

Ihya' Ulumuddin · Minggu, 11 Agustus 2019 - 12:32 WIB
Perayaan Idul Adha 1440 Hijriah, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Peduli Sesama
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sapi kurbannya yang akan disembelih di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sesama. Pesan ini disampaikannya, seusai menjalankan ibadah Salat Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Minggu (11/8/2019).

Khofifah mengatakan, Idul Adha merupakan momentum strategis untuk meningkatkan keimanan serta kesalehan sosial. Salah satunya melalui dengan berkurban.

"Berkurban menunjukkan kedermawanan seseorang. Daging kurban diberikan kepada siapapun yang membutuhkan, tidak mengenal agama, kelompok dan asal usul daerah. Di momen ini, mari kita tingkatkan rasa persaudaraan dan solidaritas antarsesama," katanya.

Dia menambahkan, perayaan Idul Adha juga memberikan banyak manfaat bagi semua masyarakat. Selain adanya pembagian daging kurban, juga mengenalkan bagaimana mencintai lingkungan dengan menggunakan media besek dan daun jati sebagai wadah dalam mengemas daging kurban.


"Sebelumnya masyarakat menggunakan plastik. Pada tahun ini, untuk kemasan daging kurban menggunakan besek yang terbuat dari bambu dan daun jati yang ramah lingkungan," ujarnya.

Namun Khofifah mengaku sempat kesulitan mencari besek pada tahun ini. Karena setidaknya, ada 3.000 besek yang digunakan untuk membungkus daging kurban di Masjid Al Akbar.

"Semoga dengan tradisi menggunakan besek untuk mengemas daging kurban, produksinya tahun depan dapat meningkat dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," ucapnya.

Pada Idul Adha kali ini, MAS menyembelih 30 ekor sapi dan 98 ekor kambing. Di antaranya merupakan satu sapi sumbangan Presiden Joko Widodo, Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, serta para pimpinan Forkopimda lainnya di Jatim.

Sapi kurban milik Presiden Jokowi berjenis Peranakan Ongole (PO) atau yang biasa disebut Sapi Jawa seberat 1,080 ton. Sementara sapi kurban Khofifah jenis PO berusia 4 tahun dengan berat 1 ton. Sapi ini dibeli dari peternak di Desa Takerharjo, Kecamatan Selokuro, Kabupaten Lamongan. Sapi gubernur bahkan tercatat sebagai juara kontes sapi Jatim 2018.

Sementara sapi kurban wagub Jatim tercatat beratnya 950 kilogram (Kg). Jenisnya sapi PO dan juga berusia 4 tahun. Hewan kurban ini dibeli dari peternak di Desa Dagan, Kecamatan Selokuro, Kabupaten Lamongan.

Dalam praktiknya, penyembelihan hewan kurban di MAS memiliki standar operasional prosedur (SOP), di antaranya disembelih dengan syar'i, higienis dan ramah lingkungan.


Editor : Donald Karouw