Perawat Senior di Gresik Gugur akibat Covid-19, Istri Meninggal Beberapa Hari Sebelumnya
SURABAYA, iNews.id - Seorang perawat senior yang bertugas di puskesmas di Gresik, Jawa Timur (Jatim) meninggal akibat Covid-19. Istri almarhum juga meninggal beberapa hari sebelumnya akibat virus yang sama.
Almarhum Sucipto (55), sehari-hari berkerja sebagai perawat di Puskesmas Balongpanggang, Gresik. Dia juga merupakan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat Balongpanggang Gresik.
Dia sempat dirawat selama tujuh hari di Ruang Isolasi Khusu (RIK) RSUD Ibnu Sina Gresik.
Almarhum menjadi perawat ke-39 yang meninggal di Jatim akibat Covid-19. Sucipto dimakamkan lokasi permakaman di Kecamatan Balongpanggang, Gresik.
Seluruh rekan kerja dan seprofesi memberikan penghormatan terakhir ketika mobil ambulans yang membawa jenazah perawat Sucipto hendak diberangkatkan dari RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimakamkan. Penghormatan dan tabur bunga juga diberikan rekan seprofesi yang bertugas di Puskesmas Balongpanggang Gresik.
Sucipto diduga terpapar Covid-19 saat memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas. Selain itu, dia juga memiliki penyakit penyerta yakni pneumonia yang semakin memperburuk kondisi.
PPNI Jatim mencatat selama masa pandemi Covid-19, ada 39 perawat telah meningga. Sementara 1.647 perawat lainnya dinyatakan positif Covid-19.
Ketua DPW PPNI Jatim, Profesor Nursalam mengimbau kepada seluruh perawat agar tetap semangat menghadapi pandemic Covid-19. Sementara untuk masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.
“Saya tahu kita semua jenuh dan lelah, tapi harus tetap semangat,” katanya.
Dengan meninggalnya perawat Sucipto, dalam sepekan ini, jumlah perawat yang meninggal sebanyak enam orang.
Editor: Umaya Khusniah