Pengusaha Percetakan di Surabaya Ditemukan Tewas Membusuk dalam Kamar Kos

Yudha Bahar ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 08:25 WIB
Pengusaha Percetakan di Surabaya Ditemukan Tewas Membusuk dalam Kamar Kos
Polisi saat mengidentifikasi mayat Bahtiar Ardian (36) warga Trenggalek yang ditemukan tewas dalam kamar kos di Surabaya. (Foto: iNews/Yudha Bahar)

SURABAYA, iNews.id – Seorang pengusaha percetakan ditemukan tewas membusuk dalam kamar kosnya di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/12/2019) malam. Belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Polisi masih menyelidiki kasusnya dan menunggu hasil visum.

Informasi yang dirangkum iNews, kasus penemuan mayat sempat menggemparkan warga di Jalan Menur. Polisi yang mendapat informasi kemudian datang ke lokasi dan melakukan proses identifikasi serta olah TKP.

Selain itu, tampak pula sejumlah anggota Linmas dan Satpol PP Kota Surabaya yang mengamankan proses evakuasi. Mereka membantu kelancaran proses penyelidikan polisi untuk memastikan penyebab kematian korban.

BACA JUGA: Pemuda di Lubuklinggau Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Identitas korban diketahui bernama Bahtiar Ardian (36) warga Trenggalek yang membuka usaha desain grafis dan percetakan. Selama ini korban tinggal sendiri di tempat kos tersebut.

Awal penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan pemilik kos Hisbanun. Dia mencium aroma menyengat saat berada di dekat kamar kos yang dikontrak koban. Saat dicek, ternyata korban telah meninggal dan kasusnya langsung dilaporkan.

“Saya terakhir ketemu itu Senin pagi. Orangnya sejak itu udah gak keluar-keluar kamar dan tercium aroma menyengat,” kata Hisbanum, Rabu (11/12/2019).

Menurutnya terakhir kali bertemu korban tidak menunjukkan gejala seperti orang sakit. Namun juga mengaku tak tahu menahu soal ada atau tidaknya riwayat penyakit yang dimiliki korban.

“Orangnya pendiam sekali. Kalau ga diajak ngomong lebih dahulu ya dia diam aja. Jadi soal itu saya kurang tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto mengaku belum dapat mengambil kesimpulan apapun atas kasus penemuan mayat ini. Polisi akan menunggu hasil visum dari RSUD dr Soetomo Surabaya untuk penanganan kasus lebih lanjut.

“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi untuk penyelidikan awal,” ujarnya.


Editor : Donald Karouw