Pemudik Diminta Berhati-hati di Tanjakan Ekstrem Senori Tuban

Pipiet Wibawanto, Ihya' Ulumuddin ยท Senin, 03 Juni 2019 - 11:17 WIB
Pemudik Diminta Berhati-hati di Tanjakan Ekstrem Senori Tuban
Tanjakan rawan kecelakaan diawasi petugas. (Foto: Dok iNews).

TUBAN, iNews.id – Pemudik di Jalur Pantura harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur alternatif di Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim). Terdapat tanjakan ekstrem di Desa Banyu Urip yang dinilai rawan kecelakaan.

Beberapa kali, kendaraan pemudik mendadak berhenti dan mundur saat berada di tanjakan. Insiden ini seperti dialami pemudik asal Jakarta, Afandi, pada Senin (3/6/2019) pagi tadi.

Mobilnya tiba-tiba mati saat berada di tanjakan. Karena rem lemah, mobil pun mundur dan sempat oleng. Untungnya petugas kepolisian datang membantu dan menahan laju roda mobil dengan balok kayu.

BACA JUGA: Kecelakaan di Jalur Lintas Sumatera, 1 Tewas 6 Luka-Luka

"Tanjakan tajam sekali dan menikung. Tadi mobil saya panas dan mogok. Sempat merosot, tapi untungnya ada bapak-bapak polisi yang membantu," kata Afandi kepada wartawan di TKP.

Kapolsek Senori, AKP Musa Baktiar mengatakan, pihaknya sengaja menyiagakan petugas untuk mengawasi jalur ekstrem tersebut.

Selain memberi imbauan pengguna jalan berhati-hati, mereka juga disiagakan khusus membantu mobil yang mogok saat di tanjakan.

BACA JUGA: Musim Mudik, Warga di Bandung Jadi Korban Begal Jalanan

"Kurang lebih ada 10 anggota. Mereka akan bertugas selama arus mudik dan balik lebaran," kata Musa.

Menurut Musa, ada dua titik tanjakan yang berbahaya. Karena itu pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati. Pesan ini cukup penting, mengingat jalur alternatif ini cukup ramai saat mudik dan balik Lebaran.

"Lebih penting lagi, periksa kondisi mobil sebelum melintas. Minimal, mendinginkan mesin sebelum melintasi tanjakan. Sehingga kendaraan tidak sampai mogok, dan terperosok," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal