Pemuda di Surabaya Tewas Dikeroyok, Polisi Amankan 2 Pelaku di Bawah Umur

Yudha Prawira ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 19:45 WIB
Pemuda di Surabaya Tewas Dikeroyok, Polisi Amankan 2 Pelaku di Bawah Umur
ilustrasi penganiayaan hingga tewas

SURABAYA, iNews.id - Aparat Polsek Sukokilo mengamankan dua dari tiga pelaku pengeroyokan terhadap Arisky Tri Yulianto (26) yang tewas di Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Minggu (2/8/2020). Ironisnya, kedua pelaku masih di bawah umur. Mereka masing-masing ITT (16) dan MAP (16), keduanya warga Medokan Semampir, Kota Surabaya

"Dari hasil identifikasi dan keterangan saksi-saksi, pelaku ada lima orang. Dua berhasil kami amankan, tiga lainnya masih kami buru," kata Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, Senin (3/8/2020).

Subiyantana mengatakan, dari hasil penyelidikan, MAP menusuk korban dengan pisau lipat di bagian perut. Sedangkan IT dan tiga pelaku lain menganiaya korban hingga mengalami luka cukup parah. "Luka tusuk dan penganiayaan itu yang menyebabkan korban tewas," katanya. 

Subiyantana mengatakan, aksi pengeroyokan dipicu saling ejek antara kelompok korban dan kelompok pelaku. Saat itu kelompok pelaku dan kelompok korban menggelar pesta di tempat berbeda. Namun, tanpa sebab jelas, mereka terlibat saling ejek. 

"Kelompok pelaku ini tersinggung dengan teriakan korban dan kelompoknya. Mereka lantas mendatangi korban dan menganiaya. Saat kejadian, mereka semua dalam pengaruh minuman keras," ujarnya. 

Hasil penyelidikan polisi, tersangka MAP ternyata pernah mendekam di tahanan karena kasus kepemilikan senjata tajam. Saat itu, MAP divonis Pengadilan Negeri (PN) Surabaya empat bulan penjara. 

Sementara itu, dalam kasus penganiayaan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pisau lipat yang digunakan untuk menusuk korban. Sedangkan kedua pelaku diserahkan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) khusus anak. "Karena pelaku masih di bawah umur, sehingga kami titipkan ke bapas," ujarnya. 

Diketahui, seorang pemuda bernama Tri Yulianto ditemukan tergeletak dengan luka tusuk di Jalan Semampir. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Hasil penyelidikan polisi, korban tewas akibat dikeroyok. 


Editor : Ihya Ulumuddin