Pemprov Jatim Evaluasi Suporter Cegah Rusuh di Final Piala Gubernur

Hari Tambayong ยท Selasa, 18 Februari 2020 - 21:15 WIB
Pemprov Jatim Evaluasi Suporter Cegah Rusuh di Final Piala Gubernur
Sejumlah motor dibakar massa suporter jelang laga Persebaya Surabaya kontra Arema FC dalam semifinal Piala Gubernur Jatim di Blitar, Selasa (18/2/2020). (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mengevaluasi gelaran semifinal Piala Gubernur Jatim yang diwarnai kerusuhan suporter di Blitar, Selasa (18/2/2020). Pemprov tak ingin laga final nanti akan diwarnai dengan aksi kerusuhan yang sama.

Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono mengatakan, Pemprov Jatim melalui Dispora bersama kepolisian dan panitia pelaksana (panpel) dari PSSI Asprov Jatim akan melakukan evaluasi laga semifinal antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC.

Evaluasi akan dilakukan untuk mengantisipasi kerusuhan suporter pada laga final Piala Gubernur Jatim seperti yang terjadi di Blitar. Laga final nanti akan mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persija Jakarta yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

“Jadi gini kita memang nggak ada di lapangan jadi kita akan evaluasi agar pada saatnya nanti final tidak terjadi hal hal seperti demikian. Hari ini yang menang Persebaya berarti finalnya di Surabaya,” katanya ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya versus Arema FC di Stadion Supriyadi, Kota Blitar dicederai aksi kerusuhan massa suporter, Selasa (18/2/2020) sore. Kerusuhan itu mengakibatkan tujuh sepeda motor dibakar dan mobil rusak akibat terkena lemparan batu.

Selain itu, sejumlah suporter luka-luka. Namun, belum diketahui jumlahnya. Saat ini, polisi masih mendata jumlah korban luka akibat kerusuhan suporter tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyebab kerusuhan masih diselidiki lebuh lanjut, tapi dugaan sementara massa sempat kecewa lantaran tak mendapatkan akses ke stadion.


Editor : Kastolani Marzuki