Pemakaman Jenazah Covid-19 di Bojonegoro Pakai Kantong Mayat, Warga Ketakutan

Dedi Mahdi · Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:10:00 WIB
Pemakaman Jenazah Covid-19 di Bojonegoro Pakai Kantong Mayat, Warga Ketakutan
Jenazah Covid-19 dibawa petugas rumah sakit tanpa peti dan hanya dimasukkan kantong mayat. (Foto: iNews.id/Dedi Mahdi).

BOJONEGORO, iNews.id - Jenazah Covid-19 di RSUD dr Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro, kini tidak lagi dimasukkan ke dalam peti, melainkan dibungkus dengan kantong mayat. Cara baru penanganan jenazah Covid-19 ini pun membuat keluarga jenazah kecewa. 

Mereka menganggap cara baru pemulasaraan jenazah tersebut tidak sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak manusiawi. Bahkan, salah seorang keluarga mengaku jenazah sempat ditolak warga saat proses pemakaman. Sebab mereka takut tertular. 

"Kami rasa ini aneh. Sebab, biasanya pakai peti. Tetapi ini pakai kantong mayat. Kan nggak pantas juga. Warga di kampung juga takut memakamkan karena tidak ada peti," ujar salah seorang keluarga jenazah Covid-19, Heri Setiawan, Kamis (26/8/2021). 

Karena itu dia berharap rumah sakit dan pemerintah tanggap dengan persoalan ini. Dia meminta agar jenazah Covid-19 tetap dimasukkan dalam peti seperti biasanya. 

Pihak rumah sakit belum menjelaskan alasan perubahan tersebut. Namun, beredar kabar, hal itu dilakukan karena harga peti yang mahal. 

Humas RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo, Thomas Djaja membenarkan perubahan pemulasaraan jenazah Covid-19 tersebut. Dia mengaku, penggunaan kantong mayat untuk jenazah Covid-19 sudah berlangsung sepekan.

"Saya kurang tahu alasannya kenapa. Sebab, semua itu dari manajemen. Nanti saya akan konfirmasi lagi," katanya. 

Terkait adanya penolakan warga terhadap jenazah Covid-19 tanpa peti, Thomas juga tidak bisa memberikan jawaban. Dia mengaku akan menyampaikan semua problem itu kepada manajemen rumah sakit. "Saya akan sampai ini kepada manajemen," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: