PDIP Umumkan 5 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Berikut Daftarnya

Umaya Khusniah ยท Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:42 WIB
PDIP Umumkan 5 Paslon Kepala Daerah di Jatim, Berikut Daftarnya
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP kembali mengumumkan pasangan calon (paslon) kepala daerah yang akan diusung di Pilkada Serentak 2020, Selasa (11/8/2020). Dalam pengumuman gelombang III ini, ada 75 paslon pimpinan daerah dan wakilnya yang tersebar di 22 provinsi, termasuk Jawa Timur (Jatim).

Ada lima paslon pimpinan daerah dan wakilnya yang akan berlaga di lima kabupaten di Jatim. Untuk pilkada Kabupaten Tuban, PDIP mengusung paslon Setiajit dan RM Armaya Mangkunegara. Selanjutnya untuk Kabupaten Gresik, paslon yang diusung partai banteng moncong putih ini yakni Fandi Achmad Yani dan Aminatun Habibah.

Sementara untuk Kabupaten Banyuwangi ada paslon Ipuk Fiestiandani berpasangan dengan Sugirah. Pasangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita akan berlaga di pilkada Ponorogo. Terakhir, ada paslon Kartika Hidayati dan Sa'im yang akan berkompetisi di Pilkada Lamongan.

Rapat partai secara virtual dalam rangka pengumuman paslon ini dipimpin oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Sementara nama-nama paslon diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Puan Maharani.

Megawati meminta calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP diminta tidak lupa diri setelah terpilih. Proses penentuan calon kepala daerah yang diusung telah melalui tahapan yang panjang.

"Saya meminta dengan sangat PDIP merumuskannya untuk menjadi kepala daerah tidak main-main. Kami melakukannya berjenjang sangat lama untuk mendegarkan aspirasi rakyat," ujar Megawati.

Dia menuturkan, dalam proses penentuan itu juga menanyakan langsung kepada masing-masing kandidat mengenai motivasi mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

"Kalau kita punya nurani, pertanyaan saya sebenarnya apa niat kalian untuk menjadi bupati, wali kota, gubernur dan sebagainya. Untuk mengikuti nafsu keserakahan? Kekusaaan? mencari uang? ketika dengan susah payah saudara diperjuangkan dan dipilih langsung oleh rakyat," katanya.


Editor : Umaya Khusniah