Pasien Covid-19 di Bangkalan Melarikan Diri, Dugaan Pergi ke Jakarta

Antara ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 08:24 WIB
Pasien Covid-19 di Bangkalan Melarikan Diri, Dugaan Pergi ke Jakarta
Ilustrasi virus corona (Antara)

BANGKALAN, iNews.id - Seorang pasien positif terpapar virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, melarikan diri dari ruang isolasi. Kini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sedang mencari pasien tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bangkalan Sudiyo mengatakan pasien Covid-19 yang melarikan diri itu adalah Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Dia itu melarikan diri dari ruang observasi dan isolasi di Balai Diklat BKPSDA Kabupaten Bangkalan yang memang menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19," kata Sudiyo di Bangkalan, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Sudiyo, pasien yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan uji laboratorium itu bernama Marwiyah (47) kelahiran Surabaya, dan beralamat di Cakung Jakarta Timur.

"Yang bersangkutan ini merupakan pemudik yang hendak pulang kampung ke Kecamatan Galis, Bangkalan. Dia meninggalkan balai diklat tanpa pamit," katanya.

Sudiyo menuturkan, pasien Covid-19 itu telah dilakukan uji laboratorium dan hasilnya positif. Selanjutnya Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Bangkalan melakukan uji laboratorium ketiga, dan diketahui hasilnya negatif.

"Tapi, sesuai dengan ketentuan, uji laboratorium itu hingga tiga kali. Tapi yang bersangkutan keburu pergi tanpa sepengetahuan petugas medis," katanya.

Saat ini, Tim Gugus Tugas Pemkab Bangkalan masih melakukan pencarian dengan mendatangi rumah keluarganya di Kecamatan Galis, Bangkalan.

Pasien tersebut diisolasi di balai diklat sejak (15/06/2020). Saat meninggalkan ruang isolasi, pasien telah menjalani masa isolasi selama 14 hari.

"Saat hari terakhir sebelum menghilang, pukul 18.00 WIB petugas diklat mengirimkan makan malam dan cek suhu. Marwiyah masih ada di kamar dengan menggunakan mukena serta masih menerima nasi kotak jatahnya," kata Sudiyo.

Lalu, pada pukul 18.20 WIB ada kiriman dari keluarga dan taruh di meja pengiriman. Saat kiriman diantarkan ke kamarnya, Marwiyah sudah tidak ada.

Sementara itu, berdasarkan pantauan kamera pengintai (CCTV) sekitar pukul 18.30 WIB pasien tersebut meninggalkan ruang diklat dijemput keluarganya menggunakan sepeda motor. Sudiyo menduga pasien itu kembali ke Jakarta.

"Namun, saat tim gugus kecamatan mengecek ke alamat tempat tinggalnya di Galis, Marwiyah sudah tidak ada di tempat. Kemungkinan dia sudah kembali ke Jakarta," kata Sudiyo.

Saat ini, Dinas Kesehatan sedang mencari keberadaan yang bersangkutan, karena semua nomor teleponnya tidak bisa dihubungi.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Bangkalan, hingga 4 Juni 2020 ini, total jumlah warga Bangkalan yang positif Covid-19 sebanyak 253 orang. Rinciannya sebanyak 86 orang sembuh, 133 orang dalam perawatan dan sebanyak 34 orang meninggal dunia


Editor : Faieq Hidayat