Pasangan Remaja Mesum di Masjid Probolinggo Minta Maaf, Takmir Cabut Laporan

Hana Purwadi ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 16:05 WIB
Pasangan Remaja Mesum di Masjid Probolinggo Minta Maaf, Takmir Cabut Laporan
Sepasang remaja yang sempat viral melakukan adegan mesum di masjid di Probolinggo meminta maaf kepada takmir masjid tersebut. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Polisi mengamankan sepasang remaja yang terekam mesum di Masjid Al Hidayah, Probolinggo, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Kedua remaja itu kemudian dipertemukan dengan takmir Masjid Al Hidayah.

Setelah viral rekaman itu, polisi melakukan penyelidikan. Satuan Reskrim Probolinggo juga telah menerima laporan takmir masjid yang bersangkutan. Setelah menyelidiki rekaman closed circuit television (CCTV) masjid, polisi berhasil mengamankan pasangan tersebut di rumah masing-masing di Lumajang, Jatim.

Saat diperiksa di Mapolres Probolinggo, Kamis (19/12/2019) kedua remaja yang sedang dimabuk asmara itu mengakui perbuatannya. MF (16) dan NF (17) mengatakan mereka tengah melepas lelah di masjid setelah mengendarai sepeda motor dari Lumajang ke Probolinggo. Mereka mengaku tak sengaja melakukan perbuatan tersebut.

Takmir Masjid Al Hidayah, Diyaudin yang sengaja diundang pihak polisi kemudian mendatangi keduanya. MF dan NF lalu menyampaikan permintaan maaf kepada Diyaudin disaksikan oleh jajaran Satreskrim Polres Probolinggo.

Dia mengatakan sudah memaafkan keduanya dan mencabut laporan. Sehingga perkara ini tak dilanjutkan melalui ranah hukum.

“Jadikan peristiwa ini sebagai pengalaman yang mahal harganya,” ujar Diyaudin sambil menerima maaf dari keduanya.

Wakapolres Probolinggo Kompol Imam Pauji mengatakan pihak kepolisian berupaya melakukan penyelesaian perkara alternatif dengan melakukan mediasi. Dan upaya itu berhasil karena takmir masjid mencabut laporannya.

“Kami mengedepankan penyelesaian perkara alternatif dengan pertimbangan pelaku masih berada di bawah umur dan sudah membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya. Kemudian orang tua masing-masing juga sudah dipanggil untuk sama-sama melakukan pembinaan dan pengawasan,” katanya.

Polisi kemudian mengembalikan keduanya ke orang tua masing-masing. Kasus tersebut akhirnya berakhir damai.


Editor : Rizal Bomantama