Pakai Porsche, Pemuda di Surabaya Ini Bagikan Uang Jutaan di Pinggir Jalan

Yudha Prawira ยท Kamis, 07 Mei 2020 - 00:51 WIB
Pakai Porsche, Pemuda di Surabaya Ini Bagikan Uang Jutaan di Pinggir Jalan
Tom Liwafa membagikan uang jutaan rupiah dan paket sembako kepada warga tidak mampu di pinggir jalan. (foto: Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id – Video pemuda Surabaya membagikan sembako dan uang jutaan rupiah kepada warga tidak mampu, viral di media sosial. Menggunakan mobil sport Porsche, pemuda ini membagikan bantuan kepada kaum papa di pinggir-pinggir jalan Kota Pahlawan.

Aksi sosial ini terbilang luar biasa. Sebab, uang yang dibagikan untuk tiap-tiap penerima jumlahnya cukup besar. Lebih dari Rp1 juta. Bantuan itu ditambah dengan beras serta mi instan. Penerimanya adalah tukang becak, pasukan kuning hingga tuna wisma.

Sebagaimana video yang beredar, uang jutaan tersebut dimasukkan bersama satu kardus mi instan. Sementara pada bagian luar kadus tertempel tulisan “Semangat lawan Covid-19. Entrepreneur Versus Corona”.

Mendapati bantuan sebanyak itu, tak jarang para penerima menangis haru. Mereka seolah tak percaya mendapatkan bantuan sebanyak itu.

Hasil penelusuran iNews.id, pemuda dermawan tersebut adalah Tom Liwafa, seorang entrepreneur muda asal Kota Surabaya. Bersama seorang teman, dia mengaku terpanggil untuk ikut membantu warga kurang mampu yang makin terpuruk akibat corona.

Tom tidak mengungkapkan jumlah bantuan yang dibagikan. Namun, berdasarkan video yang beredar, jumlahnya cukup banyak.

“Semua ini kami lakukan untuk membantu warga Surabaya yang kurang beruntung,” katanya, Tom, saat ditemui di tengah aktivitas menyiapkan Rabu (6/5/2020).

Tom mengaku, dia bersama temannya adalah pecinta mobil sport. Biasanya, dia berkeliling kota menggunakan mobil mewah tersebut. Namun, sejak pandemi corona, aktivitas jalan-jalan dihentikan.

Apalagi, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, yang mengharuskan dia bekerja di rumah. “Sejak corona, mobil ini (porsche) tidak pernah keluar. Kecuali urgen banget. Nah, akhirnya iseng kepikiran jalan-jalan. Tetapi, jalan-jalan sambil sedekah,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin