Orang Tua Pilot Heli MI 17 yang Hilang Kontak di Papua Berharap Anaknya Selamat

Dedi Mahdi ยท Senin, 01 Juli 2019 - 16:11 WIB
Orang Tua Pilot Heli MI 17 yang Hilang Kontak di Papua Berharap Anaknya Selamat
Maika, ibu Kapten CPN Aris, pilot helikopter MI 17 yang hilang kontak di Papua, menangis saat ditemui di rumahnya, di Perumahan Tikusan, Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, Senin (1/7/2019). (Foto: iNews/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO, iNews.id – Kesedihan menyelimuti rumah orang tua Kapten CPN Aris Afik, pilot Helikopter MI 17 milik TNI AD yang hilang kontak di Perumahan Tikusan, Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Senin (1/7/2019). Saat ini, keluarga sangat cemas dan berharap helikopter tersebut segera ditemukan bersama seluruh penumpang, terutama Aris.

Sejak mendengar kabar hilangnya helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang dipiloti putranya Jumat (28/6/2019) di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, rumah orang tua Kapten Aris, didatangi banyak tamu. Mereka terutama dari kerabat dan anggota TNI, hingga komandan Kodim kabupaten setempat.

Ibunda Kapten Aris, Maika menceritakan, dirinya pertama kali mendengar kabar hilangnya kontak helikopter yang dikemudikan putranya di Oksibil, dari adik Kapten Aris, yang juga seorang anggota TNI di Semarang. Dia pun langsung kaget dan hanya bisa menangis.

“Dia bilang, minta doanya bu, mas, helinya lagi hilang kontak. Tapi dengar-dengar ada yang lihat, sempat berputar-putar dua kali, landing darurat,” kata Maika saat ditemui di rumahnya, Senin (1/7/2019).


Maika mengatakan, sampat saa ini, dia sangat cemas dengan kabar putra pertamanya dari dua bersauda itu. Dia berharap TNI AD dan Basarnas segera menemukan heli beserta seluruh penumpang, terutama putranya.

“Kalau bisa saya ikut ke sana, saya ingin juga ikut nyari heli itu. Saya ingin dia ketemu, semua ketemu, berangkat dengan selamat, ya pulangnya juga selamat. Semuanya,” katanya.

Saat ini, istri dan anak Maika juga menantikan kabar mengenai Kapten CPN Aris Afik. Aris menikah pada tahun 2016 lalu dan telah dikaruniai satu orang anak. “Kami hanya bisa berdoa agar anak kami ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Maika.

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 membawa 12 penumpang beserta kru, hilang kontak sejak Jumat (28/6/2019) di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Heli itu sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim logistik kepada prajurit yang bertugas.

Selain Kapten CPN Aris, 11 orang lainnya yang ada dalam heli tersebut, yaitu Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.

Kemudian, para anggota Yonif 725/WRG, yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana.


Editor : Maria Christina