Niat Jebak Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersetrum Listrik

Ihya Ulumuddin, Asfi Manar ยท Minggu, 12 Januari 2020 - 18:36 WIB
Niat Jebak Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersetrum Listrik
Ilustrasi jebakan tikus (Foto: AFP)

NGAWI, iNews.id – Seorang petani di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sungkono (45), tewas akibat jebakan tikus. Sungkono diketahui tersengat listrik dari jebakan tikus yang dia pasang.

Peristiwa naas ini terjadi pada Sabtu (11/1/2020) malam. Saat itu, Sungkono pergi ke sawah untuk membasmi hama tikus di lahan padi miliknya. Caranya dengan memasang jebakan kawat yang dialiri listrik dari genset. Sehingga saat tikus masuk perangkap akan tersetrum dan mati.

Namun, saat genset dinyalakan, Sungkono terpeleset dan jatuh. Sementara tangannya mengenai kawat yang berarus listrik.

BACA JUGA: Pengunjung Lapas Mojokerto Selundupkan Pil Koplo di Dalam Sayur Lodeh

“Dia sempat diselamatkan anaknya dan dibawa ke Puskesmas. Namun tidak tertolong,” kata Kapolsek Geneng, AKP Dhanang Pramoko, Minggu (12/1/2020).

Dhanang mengatakan, Sungkono sebenarnya sempat dibantu anaknya, Mahmud (27). Namun, anak korban pulang lebih awal.

"Anaknya menanyakan apakah perlu bantuan. Korban menjawab tidak perlu bantuan dan si anak pergi meninggalkannya," ujarnya.

BACA JUGA: 672 Rumah di Bondowoso Rusak Akibat Puting Beliung

Tapi baru beberapa langkah, terdengar teriakan korban. Mahmud lantas bergegas memberi pertolongan. Genset dimatikan dan korban bawa ke rumah.

"Saat di rumah, kondisi kesehatan korban terus menurun. Dia lemas dan dibawa ke Puskesmas," ucapnya.

Polisi telah menyelidiki kasus kematian ini. Mereka memeriksa jasad korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya, korban tewas karena tersengat listrik.

"Jadi saat jatuh, tangannya tidak sengaja memegang kawat jebakan listrik yang sudah teraliri listrik," tuturnya.


Editor : Nani Suherni