Nenek Umur 89 Tahun di Probolinggo Sembuh Covid-19, 2 Kali Swab Test Negatif

Antara ยท Rabu, 10 Juni 2020 - 23:03 WIB
Nenek Umur 89 Tahun di Probolinggo Sembuh Covid-19, 2 Kali Swab Test Negatif
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO, iNews.id - Seorang nenek berusia 89 tahun di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) dinyatakan sembuh dari Covid-19. Hasil ini diperoleh setelah pasien menjalani dua kali swab test dan dinyatakan negatif.

Pasien tersebut sehari-hari berjualan di Pasar Maron, Kecamatan Maron. Dia merupakan warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron yang merupakan klaster pasar.

"Alhamdulillah nenek dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr Anang Budi Yoelijanto di Probolinggo, Rabu (10/6/2020).

Selain nenek tersebut, masih ada dua pasien lain yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari klaster pemudik yakni laki-laki (75) dari Desa Tambelang, Kecamatan Krucil dan perempuan berusia 19 tahun dari Desa Wonoasri di Kecamatan Kuripan.


"Keduanya merupakan pemudik yang berasal dari Kota Surabaya. Hasil tes usapnya sebanyak dua kali negatif, sehingga dinyatakan sembuh," katanya.

Menurutnya, ketiga orang yang sembuh itu kondisinya bagus dan sehat. Setelah ini, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

Hasil tes usap ketiga orang yang sudah sembuh itu keluar dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Ketiganya juga tidak menderita penyakit lain dan sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Sementara itu, jumlah warga yang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Probolinggo bertambah tiga orang. Mereka berasal dari klaster pemudik.

Hingga saat ini, total pasien positif Covid-19 di wilayah Probolinggo sebanyak 120 orang. Sebanyak 34 orang masih dirawat, 84 orang sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 64 orang dengan keterangan tujuh ODP, 38 orang selesai diawasi dan 19 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 478 orang dengan rincian 65 pasien dipantau, 407 pasien selesai dipantau, dan enam pasien meninggal dunia.


Editor : Umaya Khusniah