get app
inews
Aa Text
Read Next : Motif Pembunuhan Siswa SMK di Karawang, Pelaku Ingin Kuasai Motor gegara Terlilit Utang

Nenek di Kediri Ini Tewas dengan Tangan Terikat dan Mulut Tersumpal

Senin, 28 Januari 2019 - 20:58:00 WIB
Nenek di Kediri Ini Tewas dengan Tangan Terikat dan Mulut Tersumpal
Petugas mengevakuasi jenazah Nenek Juminten yang ditemukan tewas di kamarnya di kawasan Pasar Setono Betek, Kediri, Senin (28/1/2019). (Foto: iNews/Afnan Subagio)

KEDIRI, iNews.id - Seorang nenek di Kota Kediri, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain di dalam tempat tinggalnya, Senin (28/1/2019). Diduga, nenek tersebut merupakan korban pembunuhan, yang hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Kediri Kota, Jawa Timur, memeriksa jenazah Juminten, di tempat tinggalnya di kawasan Pasar Setono Betek, Senin (28/1/2019). Wanita berusia 65 tahun itu ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat, serta mulut tersumpal kain.

Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Andy Purnomo mengatakan, korban diketahui tewas oleh warga setempat yang curiga, Nenek Juminten tidak terlihat beraktivitas sejak pagi. Saat diperiksa ke tempat tinggalnya, warga terkejut korban sudah tidak bernyawa.

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, petugas tidak menemukan adanya tanda bekas luka. Hanya saja, korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain.

“Saat ini kami baru olah TKP. Kami akan lanjutkan penyelidikan dengan meminta keterangan dari warga sekitar dan saksi-saksi. Untuk saat ini belum ada luka-luka atau bekar kekerasan di tubuh korban. Tapi dari kondisi korban, dia tampak dibungkam. Nanti baru akan dipastikan setelah dilakukan visum di rumah sakit,” ucap Andy saat ditemui di lokasi rumah korban, Senin (28/1/2019).

Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum. Polisi hingga kini masih menyelidiki dan mencari pelaku pembunuh perempuan tua yang tinggal seorang diri tersebut.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut