Nekat Melawan Arah, Gadis di Jombang Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk

Muchtar Bagus ยท Kamis, 29 Maret 2018 - 21:08 WIB
Nekat Melawan Arah, Gadis di Jombang Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk
Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas yang tersendat akibat kecelakaan. (Foto: iNews/Muchtar bagus)

JOMBANG, iNews.id - Nekat mengendarai motor dengan melawan arah, seorang remaja putri di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terlibat kecelakaan maut. Korban tewas di lokasi kejadian secara mengenaskan setelah tertabrak truk Fuso di Jalan Raya Panglima Sudirman, Kamis (29/3/2018).

Informasi yang dihimpun iNews, identitas korban diketahui bernama Nata Alwiya (19) warga asal Desa Ploso Geneng. Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, peristiwa kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai motor berjalan perlahan dan melawan arus di lajur kanan.

Di saat bersamaan, muncul mendadak truk Fuso enam roda dari arah berlawanan dengan kecapatan cukup tinggi yang langsung menabraknya. Korban bersama kendaraannya pun terlempar masuk ke dalam truk hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Atas kejadian kecelakaan itu, pengemudi truk Saifudin (45) warga Genteng Banyuwangi, langsung mengentikan laju kendaraannya dan menyerahkan diri kepada petugas. Warga masyarakat di lokasi yang melihat kejadian itu pun langsung mengevakuasi motor korban dan menutup jenazahnya dengan kain terpal.

Tak berapa lama, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Sementara Saifuddin ikut dibawa ke Mapolres Jombang untuk dimintai keterangan.

"Motornya melawan arus di pinggir jalan. Dari arah berlawanan, muncul truk yang sedang melambung. Karena jalanan sempit, korban dan kendaraannya yang ada di jalur truk itu pun langsung tertabrak," kata Triono, saksi mata di lokasi.

Kecelakaan maut itu pun jadi tontonan warga dan sembat menyebabkan kemacetan. Petugas di lokasi langsung bersigap untuk mengatur arus lalu lintas yang tersendat atas peristiwa kecelakaan maut tersebut.


Editor : Donald Karouw