Muazin di Probolinggo Ditemukan Tewas Mengapung dengan Tangan dan Kaki Terikat

Hana Purwadi ยท Selasa, 24 Desember 2019 - 16:17 WIB
Muazin di Probolinggo Ditemukan Tewas Mengapung dengan Tangan dan Kaki Terikat
Lokasi penemuan mayat pemilik kolam ikan di Probolinggo, Jatim. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Seorang pemilik kolam di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas mengapung Selasa (24/12/2019) siang. Saat ditemukan di kolam pancing miliknya, korban dalam posisi telungkup dengan tangan dan kaki terikat.

Musfota Sarif (69) warga Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo diduga menjadi korban pembunuhan. Korban dikenal sebagai muazin (petugas azan) di Masjid Al Jannah di kampungnya.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh pemancing yang hendak melakukan hobinya. Penemuan mayat ini lantas segera dilaporkan ke warga dan diteruskan kepada polisi.

Aparat yang mendapat laporan segera mendatangi tempat kejadian dan olah TKP. Hasilnya, selain tangan kaki terikat, kepala korban juga terdapat luka memar akibat pukulan benda tumpul.

BACA JUGA: Identitas Mayat Perempuan Nyaris Telanjang di Ngawi Terkuak, Korban Janda Muda

Kapolsek Gending, AKP Ohim mengatakan jika dilihat dari kondisi mayat, diduga merupakan korban pembunuhan. “Tapi tidak ada barang korban yang hilang,” katanya.

Menurut pengakuan keluarga, korban terakhir pamit hendak mengecek kondisi kolam ikannya Senin (23/12/2019). Namun hingga subuh, korban tak juga pulang ke rumah.

Keluarga yang cemas lantas berusaha mencari keberadaan korban. Awalnya mereka mencari di masjid karena menduga korban masih salat. Namun korban tidak ditemukan.

Saat warga tengah heboh dengan penemuan mayat di kolam, keluarga lantas mendatangi lokasi. Mereka mengenali mayat tersebut sebagai anggota keluarganya.

BACA JUGA: Sebelum Tewas Diterkam Hewan Buas, Petani di Lahat Pamit ke Kebun Durian

Bagi salah satu warga, Bustomi, korban memiliki sifat yang baik dan rajin ke masjid. Peristiwa ini juga baru pertama kali terjadi di daerah ini.

“Semoga pelakunya lekas ditangkap, kasihan korban orang baik,” katanya.

Kini jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Waluyo Jati guna dilakukan autopsi dan kepentingan penyelidikan. Polisi masih terus mendalami kasus penemuan mayat ini.


Editor : Umaya Khusniah