Motif Pembunuhan dan Penganiayaan Suami di Jombang Terungkap, Istri Diduga Selingkuh

Mukhtar Bagus ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 10:54 WIB
Motif Pembunuhan dan Penganiayaan Suami di Jombang Terungkap, Istri Diduga Selingkuh
Rilis kasus pembunuhan dan penganiayaan yang dilakukan suami kepada istri dan anak di Jombang, Jatim. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.idMotif pembunuhan terhadap istri dan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan laki-laki di Jombang, Jawa Timur (Jatim) terungkap. Pelaku nekat menganiaya keduanya lantaran istri pelaku diduga selingkuh.

Kepada polisi, pelaku yang bernama Supaat (49) mengaku geram lantaran selama sembilan tahun bekerja menjadi TKI di Amerika, istrinya, Sri Istuning Ati (48) berselingkuh dengan laki-laki lain. Selain itu, pelaku juga merasa uang yang dia hasilkan selama bekerja, banyak yang hilang.

Sementara terkait penganiayaan terhadap anaknya, Noval (19) dilakukan pelaku lantaran korban kerap berlaku kasar. Anaknya tersebut kerap memukuli tersangka.

“Saya saking jengkelnya, ada yang bilang istri saya selingkuh. Dia saya tanya tidak mengaku. Kalau Noval itu, dia sering menghajar saya, awalnya saya dia saja,” katanya, Senin

Sementara Kasubg Humas Polres Jombang, AKP Haryono mengatakan, selain pelaku, polisi juga menyita sebilah golok yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku lantas menyerahkan diri ke polisi.

“Pelaku membunuh istrinya di dalam kamar dengan cara membacoknya berkali-kali. Selanjutnya pelaku ke lantai dua dan langsung membacok anaknya yang saat itu tengah main handphone,” katanya saat rilis kasus, Senin (3/8/2020).

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 sub 338 sub 351 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, laki-laki di Jombang, Jawa Timur (Jatim) tega menganiaya anak dan juga istri, Jumat (31/7/2020) malam. Anak pelaku menderita luka parah sementara istri tewas.

Sri Istuning Ati (48) ditemukan tewas di ruang tamu rumah, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sementara anaknya, Noval (19) dalam kondisi kritis sempat dilarikan IGD Rumah Sakit Kristen Mojowarno sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Jombang.

Usai melakukan pembunuhan dan penganiayaan, pelaku menyerahkan diri ke polisi.


Editor : Umaya Khusniah