Momen Haru 760 Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya Bertolak ke Tanah Suci
SIDOARJO, iNews.id – Sebanyak 760 jemaah calon haji (CJH) Kelompok Terbang (Kloter) 1 dan 2 Embarkasi Surabaya diberangkatkan menuju Tanah Suci, Makkah untuk menunaikan ibadah haji 2026 melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu (22/4/2026). Ratusan calon haji tampak tenang dan memasrahkan diri sepenuhnya untuk beribadah di tengah situasi Timur Tengah yang memanas.
Meski kabar mengenai konflik perang di wilayah Timur Tengah terus berembus, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para tamu Allah ini. Rasa syukur karena akhirnya bisa berangkat mengalahkan kekhawatiran mereka.
"Senang sekali akhirnya bisa berangkat. Mengenai kondisi di sana (konflik Timur Tengah), ya kita pasrah saja kepada Allah. Fokus kami hanya beribadah," ujar Aisyiah, salah satu jamaah calon haji asal Probolinggo.
General Manager Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Juanda, M Tohir memastikan, operasional keberangkatan haji hari pertama berjalan lancar. Setelah Keloter 1, pihak bandara juga telah bersiap untuk memberangkatkan Keloter 2.
Kloter I sebanyak 380 JCH asal Kabupaten Probolinggo, lepas landas sekitar pukul 09.30 WIB dengan menggunakan maskapai Saudia Arabian Airlines. Selanjutnya, Kloter 2 dengan jumlah yang sama diberangkatkan pukul 13.55 WIB.
"Hari ini ada dua kelompok terbang yang diberangkatkan. Keloter pertama tadi pagi, dan Keloter kedua dijadwalkan menyusul pada pukul 13.55 WIB siang nanti," kata M Tohir.
Pihak otoritas bandara terus melakukan koordinasi ketat guna menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh jamaah selama proses pemberangkatan.
Pemberangkatan tahun ini terasa lebih efisien berkat adanya layanan pemeriksaan dokumen keimigrasian oleh Pemerintah Arab Saudi langsung di Bandara Juanda. Layanan ini bertujuan untuk mempercepat proses kedatangan jamaah di bandara tujuan.
Dengan sistem ini, para jamaah tidak perlu lagi mengantre lama di bagian imigrasi setibanya di Bandara Madinah atau Jeddah. Mereka bisa langsung menuju bus dan hotel, sehingga fisik jamaah tetap terjaga untuk memulai rangkaian ibadah.
Editor: Kastolani Marzuki