Misteri Mayat Dibakar di Mojokerto Terungkap, Pelakunya Menantu Korban Sendiri

Ihya Ulumuddin, Sholahudin ยท Rabu, 03 Juli 2019 - 11:36 WIB
Misteri Mayat Dibakar di Mojokerto Terungkap, Pelakunya Menantu Korban Sendiri
Polisi menunjukkan barang bukti kasus mayat dibakar di Mojokerto, Jatim. Pelaku ternyata menantu korban dibantu sepupunya. (Foto:iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Misteri penemuan mayat terbakar di Desa Kasiman, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan polisi, korban adalah Sri Astutik, warga Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Tak hanya itu, polisi juga memastikan bahwa Sri Astutik korban pembunuhan. Yang mengejutkan, pelaku tak lain menantunya sendiri, Wahyu Hermawan. Wahyu menghabisi mertuanya dengan cara mencekik. Setelah itu mayat dibakar untuk menghilangkan jejak.

“Saat eksekusi, pelaku WH ini dibantu adik sepupunya, Sugeng Wahyu, warga Trawas. Saat ini keduanya telah kami amankan,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyanto, Rabu (3/7/2019).

Misteri pembunuhan mertua oleh menantu ini terbongkar dari hasil tes DNA korban. Dari sana, polisi mendapatkan identitas korban. Tak lama berselang, polisi mendapat petunjuk mengenai identitas pelaku.

Setyo menceritakan, tindakan sadis ini terjadi saat korban meminta diantarkan pelaku mencari orang pintar di Jombang. Namun, di perjalanan, pelaku mengalihkan rute ke Trawas. Saat tiba di pekarangan sepi Desa Kasiman, korban dieksekusi.

“Pelaku pura-pura bilang ban kempes dan berhenti untuk mengganti ban mobil. Saat itulah pelaku Wahyu Hermawan menjerat korban dengan safety belt hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membakar mayat korban hingga empat kali dan tinggal tengkorak kepala,” katanya.

Atas tindakan ini, kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHP, subsider pasal 338 KUHP dan pasal 365 KUHP dan pasal 181 KUHP. Ancaman hukumannya seumur hidup, atau bahkan hukuman mati.

“Selain pencurian dan kekerasan, kedua pelaku juga dijerat dengan pasal pembunuhan berencana,” katanya.

Kasus ini berawal dari penemuan mayat terbakar di Mojokerto yang menggegerkan warga Kasiman Tengah, Mojokerto, Senin (3/6/2019) lalu. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi terbakar dan tinggal tengkorak.


Editor : Maria Christina