Masyarakat Jember Tolak Pemakaman Warga dengan Protokol Covid-19, Jenazah Sakit Kanker Serviks

Bambang Sugiarto ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:28:00 WIB
Masyarakat Jember Tolak Pemakaman Warga dengan Protokol Covid-19, Jenazah Sakit Kanker Serviks
Proses pemakaman pasien Covid-19 di Jember dilakukan dengan protokol kesehatan. (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Masyarakat Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Jember, Jawa Timur (Jatim) menolak pemakaman salah satu warga dengan protokol Covid-19, Rabu (14/10/2020). Pasalnya, sebelum meninggal, masyarakat mengetahui pasien menderita kanker serviks dan bukan Covid-19.

Kericuhan ini terjadi saat jenazah Husnul Khotiman (46) akan dimakamkan dengan prosedur Covid-19. Sebelum menimggal, pasien sempat dirawat di RS wilayah Jember pada Selasa (13/10/2020). Pasien lalu dirujuk ke RS yang berada di Lamongan.

Selang satu hari, pasien meninggal dunia di Lamongan, Rabu (14/10/2020). Sementara hasil rapid test pasien reaktif dan tes swab positif Covid-19. Dengan demikian, jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19.

Salah satu warga, Hendro mengatakan, keluarga korban dan juga para tetangga mengetahi jika pasien masuk rumah sakit dengan penyakit kanker serviks. Karena hal tersebut, keluarga dan tetangga korban menolak jika jenazah divonis Covid-19 dan dimakamkan dengan protokol khusus.

“Jadi yang menolak itu pihak keluarga. Baru satu hari masuk RS kenapa statusnya positif? Kalau memang positif, suaminya dikarantina,” katanya, Rabu (14/10/2020).

Meski demikian, Satgas Covid-19 Jember tetap melakukan proses pemakaman dengan protokol Covid-19. Petugas sempat mendapat halangan dari warga saat akan memakamkan jenazah. Namun, setelah diberi penjelasan oleh petugas Satgas dan TNI, warga merelakan jika almarhumah husnul dimakamkan secara protokol yang berlaku.


Editor : Umaya Khusniah