Massa Halangi Penangkapan Anak Kiai yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang

Sindonews.com, Lukman Hakim ยท Senin, 17 Februari 2020 - 15:26 WIB
Massa Halangi Penangkapan Anak Kiai yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan di Jombang
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.idTersangka dugaan pencabulan yang sekaligus anak kiai ternama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim) gagal ditangkap polisi. Massa yang diduga merupakan kelompok MSA menghalangi proses penangkapan dan melakukan perlawanan.

Polda Jatim gagal menangkapan MSA, Sabtu (15/2/2020). Penangkapan terpaksa dilakukan karena tersangka dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan MSA berhasil ditangkap di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Tiba-tiba datang massa yang jumlahnya jauh lebih banyak dari petugas yang melakukan penangkapan.

“Jumlah personel kami hanya 10 orang. Massa yang jauh lebih banyak mengambil kembali tersangka yang kami tangkap," katanya, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya, kasus ini ditangani Polres Jombang. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga saat ini MSA belum pernah diperiksa.

Beberapa kali panggilan yang dilayangkan oleh penyidik kepada MSA selalu tak dipenuhi. Polisi pun berencana menjemput paksa tersangka.

"Kami dari penyidik berjalan sesuai prosedur. Tindakan yang kita lakukan merupakan penegakan hukum. Kita akan evaluasi," kata Truno.

Sebelumnya, MSA merupakan warga Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. MSA yang disebut-sebut sebagai pengurus ponpes, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan anak di bawah umur pada 29 Oktober 2019.

Polisi menetapkan status tersangka pada MSA berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) bernomor B/175/XI/RES.124/2019/Satreskrim Polres Jombang tertanggal 12 November 2019.

Dalam SPDP tersebut, MSA dijerat pasal 285 atau pasal 294 ayat 1 dan 2 ke 2e KUHP. Informasi yang dihimpun, dugaan pencabulan itu terjadi saat korban melamar menjadi karyawan klinik rumah sehat ponpes.

Praktik asusila berlangsung saat proses interview (calon karyawan) dimana terlapor MSA pimpinannya. MSA telah ditetapkan sebagai tersangka.


Editor : Umaya Khusniah