Mantan Kades di Jember Ditangkap usai Buron 4 Tahun karena Kasus Korupsi

Bambang Sugiarto ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 17:32 WIB
Mantan Kades di Jember Ditangkap usai Buron 4 Tahun karena Kasus Korupsi
Mantan kades di Jember, Iwan Hendrik ditangkap usai buron 4 tahun. (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Mantan Kepala Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) ditangkap setelah buron sejak tahun 2016. Pelaku yang tersangkut kasus korupsi anggaran dana desa (ADD) 2007-2008 ini ditangkap di rumah.

Iwan Hendrik ditangkap intelejen beserta tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember tanpa perlawanan, Kamis (19/3/2020). Selanjutnya, Iwan digelandang menuju kantor Kejari Jember.

Kasie Pidsus Kejari Jember, Setyo Adhi Wicaksono mengatakan modus yang dilakukan Iwan Hendrik in dengani melakukan perencanaan fiktif di kantor desa. Di antaranya renovasi musala, pembuatan WC kantor desa, perbaikan atap kantor, pembuatan sumur bor, pembangunan tempat parkir, pembuatan taman, pengecetan kantor hingga pembangunan tempat bermain anak.

“Terdakwa korupsi ADD sebesar Rp100.169.588,” katanya, Kamis (20/3/2020).

Putusan terpidana Iwan Hendrik di Pengadilan Tipikor Surabaya turun pada September 2012. Dia diputus hukuman penjara 10 bulan dan denda Rp50 juta, subsider dua bulan kurungan.

Iwan lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi pada tahun 2013. Namun bukannya meringakan, Pengadilan Tinggi malah menambah jumlah hukuman naik menjadi satu tahun kurungan.

Tak lelah, Iwan lantas mengajukan kasasi ke Mahkkamah Agung (MA). Pada tahun 2015 MA memutuskan hukuman tetap yakni satu tahun dengan denda Rp50 juta, subsider satu bulan.

"Terpidana juga harus mengembalikan kerugian negara sejumlah Rp62 juta," katanya.

Lantaran pada saat putusan di tahun 2015 tidak dilakukan penahanan, terpidana Iwan Hendrik berhasil kabur dan ditetapkan DPO sejak tahun 2016. Usai tertangkap, Iwan langsung digelandang ke Lapas Kelas II Jember dengan pengawalan ketat pihak kejaksaan.


Editor : Umaya Khusniah