Maling Motor Ninja, 2 Pelaku Curanmor di Batu Pincang Ditembak Polisi

Deni Irwansyah ยท Selasa, 10 Desember 2019 - 11:35:00 WIB
Maling Motor Ninja, 2 Pelaku Curanmor di Batu Pincang Ditembak Polisi
Yanto (di kursi roda) dan Suher, dua pelaku pencurian sepeda motor di Batu (Foto: iNews)

BATU, iNews.id - Aksi pencurian sepeda motor di Kota Batu, Jawa Timur terekam Closed Circuit Television (CCTV). Kali ini, pelaku tidak menggondol sepeda motor ecek-ecek, melainkan sepeda motor sport.

Video berdurasi 43 detik yang diterima tim redaksi memperlihatkan terduga pelaku menggondol sepeda motor sport warna putih. Di detik pertama, tampak kedua pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor sport warna biru. Awalnya keduanya melaju ke arah sisi kanan kamera CCTV. Selang beberapa detik, pelaku berbalik arah.

Tak lama, salah satu pelaku mendorong sebuah sepeda motor sport warna putih sementara rekannya mengendarai motor. Motor itu terus didorong hingga hilang dari rekaman CCTV.

Kapolres Kota Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama membenarkan adanya aksi pencurian tesebut. Beruntung, kedua pelaku pencurian sudah ditangkap pada awal Desember 2019 di dua lokasi yang berbeda. Harviadhi menuturkan, kedua pelaku ditangkap berkat adanya rekaman CCTV.

"Ada rekaman CCTV yang kita lihat, pada jam kejadian, kita lihat pelaku sedang melakukan pencurian. Salah satu tersangka menaiki kendaraan CBR, satu lagi menuntun Kawasaki Ninja hasil curian di Jalan Samadi," kata Harviadhi kepada wartawan, Senin (09/12/2019).

Lebih lanjut Harviadhi mengatakan, kedua pelaku diketahui bernama Yanto dan Suher. Yanto ditangkap pada 2 Desember 2019 di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Sementara Suher diciduk pada 3 Desember di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pelaku Yanto terpaksa ditembak di bagian kaki kiri dan kanannya lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan. Kami lakukan tindakan terukur," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Harviadhi , hasil pencurian motor itu dijual ke penadah bernama Suhada di wilayah Pasuruan.

"Suhada sebagai penadah, pelaku sudah ditangkap Polres Pasuruan dalam kasus narkoba," tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku Yanto dan Suher terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto