Maling Motor Berkedok COD Babak Belur Dihakimi Massa di Pasuruan
PASURUAN, iNews.id – Seorang pria yang diduga mencuri sepeda motor menjadi sasaran amuk massa di kawasan industri, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026) malam. Pelaku ditangkap warga setelah membawa kabur motor milik korban yang hendak dijual melalui transaksi cash on delivery (COD).
Peristiwa terjadi di Lingkungan Kepuhrejo, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji. Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap warga setelah mengalami kecelakaan dan menabrak seorang pejalan kaki.
Menurut keterangan warga, aksi pencurian bermula saat korban bertemu dengan pelaku yang sebelumnya telah sepakat melakukan transaksi jual beli sepeda motor secara COD. Saat pertemuan berlangsung, pelaku meminta izin untuk mencoba mengendarai motor tersebut.
Setelah mendapatkan kesempatan mencoba kendaraan, pelaku justru membawa kabur sepeda motor milik korban. Menyadari motornya dicuri, korban bersama warga langsung mengejar.
Pelarian pelaku berakhir setelah motor yang dikendarainya menabrak seorang pejalan kaki. Warga yang berhasil menangkap pelaku kemudian mengikat tangannya dan membawanya berkeliling kampung sebelum diserahkan kepada polisi.
Emosi warga memuncak setelah pelaku mengakui telah mencuri sepeda motor tersebut. Akibatnya, pelaku sempat menjadi sasaran aksi main hakim sendiri hingga mengalami luka-luka.
Saat digeledah, warga menemukan tiga kartu tanda penduduk (KTP) yang diduga digunakan pelaku untuk mengelabui calon korban dalam transaksi COD.
Ketua RT setempat, Agung ketika dikonfirmasi membenarkan pelaku ditangkap warga setelah membawa kabur sepeda motor milik korban dengan modus berpura-pura menjadi pembeli.
"Dikejar sama anak-anak sambil diteriaki maling, pas sampai di samping pabrik sepatu pelaku menabrak orang terus jatuh," kata Agung.
Sementara itu, seorang warga bernama Muslim mengatakan bahwa pelaku terluka akibat kecelakaan dan sempat dihajar massa yang geram atas perbuatannya.
"Pas dibawa kabur langsung diteriki maling, akhirnya dimassa sama warga," ucap Muslim.
Saat ini, pelaku telah ditahan di kantor polisi. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas pelaku serta mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
Editor: Kurnia Illahi