Makan Ikan Tongkol, 25 Santri di Ponorogo Keracunan Dirawat di Rumah Sakit

Ahmad Subekhi ยท Senin, 18 November 2019 - 12:45 WIB
Makan Ikan Tongkol, 25 Santri di Ponorogo Keracunan Dirawat di Rumah Sakit
Sebanyak 25 santri menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Mereka diduga mengalami keracunan usai menyantap ikan tongkol dari ponpes. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi).

PONOROGO, iNews.id - Sebanyak 25 santri pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), menjalani perawatan intensif di RSUD Harjono. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap ikan tongkol yang disediakan pihak ponpes untuk makan malam.

Seorang santri, Alif (15) mengatakan, usai memakan ikan tongkol tersebut pada Minggu (17/11/2019) malam, dia mulai merasakan pusing dan mual-mual. Dia baru menyadari ada yang salah dengan makanan tersebut begitu tahu ada banyak teman-temannya yang merasakan sakit serupa.

"Kemarin terasa mual dan pusing. Sekarang sudah tidak, tapi lemas," kata Alif di RSUD Harjono Ponorogo, Jatim, Senin (18/11/2019).

BACA JUGA: Puluhan Karyawan Yogya Group di Subang Keracunan Nasi Uduk saat Rayakan Ulang Tahun

Selain Alif, ada 121 santri yang diduga mengalami keracunan. Mereka bersama-sama menyantap ikan tongkol goreng yang disediakan ponpes. Begitu tahu ada kasus keracunan, ratusan santri tersebut langsung dilarikan ke RSUD Harjono, RS Aisiyah, Puskesmas Kauman dan Puskesmas Ngrandu.

Dari ratusan santri tersebut, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang begitu melihat kondisi para korban mulai membaik. Namun masih ada 25 santri yang harus mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA: Warga 4 Desa di Timor Tengah Utara NTT Keracunan Massal setelah Makan Daging Sapi Mati

"Saat ini (Senin), sudah membaik kondisi mereka. Waktu pasien datang awal-awal, keluhannya pusing dan mual-mual," ujar Humas RSUD Harjono Ponorogo, Suprapto.

Sementara itu Kepala Madrasah Aliyah Ponpes Darul Fikri, Marlan mengatakan, aktivitas belajar mengajar di ponpes diliburkan sementara agar para santri yang menjadi korban keracunan bisa beristirahat.

"Libur dulu hari ini. Besok akan kembali normal," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal