Mahasiswi Keperawatan di Sidoarjo Ditemukan Tewas Telanjang dengan Luka Tusuk di Perut

Yoyok Agusta ยท Selasa, 31 Desember 2019 - 17:08 WIB
Mahasiswi Keperawatan di Sidoarjo Ditemukan Tewas Telanjang dengan Luka Tusuk di Perut
Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Supiyan saat memberikan keterangan terkait temuan mayat di Sidoarjo, Jatim. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

SIDOARJO, iNews.id – Seorang mahasiswi Akademi Keperawatan Kerta Cendekia, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas dalam kondisi telanjang bulat di lahan kosong, Selasa (31/12/2019) siang. Di perut korban ditemukan luka tusuk.

Korban yang diketahui bernama Lina Indiana Losepta (19) tahun. Dia diketahui indekos di kawasan Jalan Panjunan Gajah Mada, Sidoarjo. Mayat korban ditemukan oleh warga yang langsung melaporkannya ke Polsek Kota Sidoarjo.

Mendapati laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi. Di tubuh mayat korban ditemukan luka lebam dan luka tusuk di bagian perut.

Dari hasil identifikasi sementara, korban diperkirakan tewas tiga hari yang lalu. Sementara itu, enam teman korban masih dimintai keterangan di Unit Pidana Umum Polresta Sidoarjo karena dimungkinkan mengetahui penyebab kematiannya.

Salah satu saksi, Warliono mengatakan sebelum penemuan mayat ini, ada laporan mahasiswi Akper Kerta Cendikia yang tidak pulang ke tempat kosnya. Sebelumnya tewas, korban diketahui dijemput oleh teman perempuan di kosnya. Mereka mengendarai sepeda motor menuju Bangil untuk mengambil laptop.

Saat olah TKP, tak jauh dari jenazah korban, polisi menemukan tumpukan pakaian lengkap yang terdapat tulisan Akper Kerta Cendikia yang diduga milik korban. “Jarak mayat dengan tumpukan baju itu kira-kira 100 meter,” kata Warliono.

Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Supiyan petugas menerima laporan penemuan mayat ini sekitar pukul 11.00 WIB dan lantas mendatangi lokasi. Mayat korban dugaan pembunuhan ini awalnya dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk visum.

“Namun karena polisi membutuhkan informasi lebih detail, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan autopsi,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah