Madrasah di Gresik Kelola Makanan Rumahan sebagai Jajanan Siswa

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 09:30 WIB
Madrasah di Gresik Kelola Makanan Rumahan sebagai Jajanan Siswa
Madrasah di Gresik mencanangkan Program Gizi Anak Sekolah dengan mengelola makanan rumahan sebagai jajanan siswa. (Foto: Istimewa).

GRESIK, iNews.id - Siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah NU Banat Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), akan mengelola makanan rumahan sebagai jajanan siswa. Sekolah tersebut mendapat perhatian khusus dari Cargil dan World Food Programme (WFP) terkait masalah gizi dan kebersihan makanan.

Mewakili Wold Food Programme (WFP), Niken mengatakan, madrasah tersebut menjadi salah satu sekolah target yang mendapatkan pencanangan Program Gizi Anak Sekolah (ProGAS) pada Senin (21/10/2019) lalu.

"Tujuannya untuk menciptakan program makanan sekolah rumahan," kata Niken, Kamis (24/10/2019).

BACA JUGA: Bocah 8 Tahun di Blitar Tewas karena Tersedak Jajanan Sempol

Kegiatan ini dimaksud juga untuk mengatasi masalah gizi dan kebersihan yang lazim ditemukan di kalangan siswa sekolah dasar dari keluarga kurang mampu. WFP sendiri turut mendukung secara teknis Program Gizi Anak Sekolah (ProGAS) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sementara itu, perwakilan Cargill Cocoa and Chocolate Gresik, Agung Ektika mengatakan, kegiatan memberikan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah bukan pertama kalinya berlangsung kali ini saja.

BACA JUGA: Jajan Minuman Permen Sirup Semprot, 8 Siswa TK di Tulungagung Diduga Keracunan

Cargil dan WFP telah membantu lebih dari 100.000 siswa yang tersebar di berbagai daerah. Pada 2019 ini, program tersebut sudah berlangsung di 39 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Untuk di Jatim, berlangsung di Kabupaten Gresik dan Pasuruan," ujar dia.

Dia berharap, program ini bisa menjaga kebutuhan gizi anak sekolah dan membuat mereka semakin sehat dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal sebagai konsumsi jajanan siswa.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal