Luruk Polsek Glagah Banyuwangi, Warga Minta Polisi Bebaskan Pemuda Desa yang Curi Singkong

Eris Utomo · Selasa, 28 Juli 2020 - 12:22 WIB
Luruk Polsek Glagah Banyuwangi, Warga Minta Polisi Bebaskan Pemuda Desa yang Curi Singkong
Warga Desa Buluhsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jatim mendatangi Kantor Polsek Glagah. (Foto: iNews/Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id - Puluhan warga Desa Buluhsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) mendatangi Kantor Polsek Glagah, Selasa (28/7/2020) pagi. Mereka meminta polisi membebaskan seornnag pemuda desa yang ditahan karea dituduh mencuri singkong milik PT Perkebunan Kali Bendo.

Sebelumnya, seorang pemuda desa setempat, YG, dilaporkan oleh pengelola perkebunan lantaran kedapatan mencuri singkong seberat 20 kilogram. Pemuda tersebut nekat mencuri diduga untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Selain meminta pembebasan untuk YG, warga juga mengumpulkan uang sebagai pengganti singkong yang telah dicuri. Harga singkong tersebut, diperkirakan sekitar Rp50.000.

"Singkong itu dicuri bukan untuk dijual, tetapi untuk dimakan karena memang sedang kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19," ujar salah satu keluarga pelaku, Jamik.

Dia berharap, polisi bisa menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Sementara kerugian perkebunan akibat kehilangan singkong tersebut akan diganti oleh warga.

Sementara Kapolsek Glagah, AKP Imron mengatakan membenarkan adanya kasus pencurian yang menjerat YG. "Penahanan sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya.

Dia mengatakan, sebelumnya telah menerima laporan dari PT Perkebunan Kali Bendo. Pengelola perkebunan merasa mengalami kerugian akibat pencurian yang dilakukan YG.

Polisi menyarankan warga yang datang untuk mengajukan penangguhan penahanan. Setelah mendapatkan saran tersebut, warga akhirnya membubarkan diri.


Editor : Umaya Khusniah