Lumbung Pangan Jatim Jadi Berkah Pengemudi Ojol selama Pandemi Corona

Ihya Ulumuddin ยท Sabtu, 09 Mei 2020 - 14:31:00 WIB
Lumbung Pangan Jatim Jadi Berkah Pengemudi Ojol selama Pandemi Corona
Seujumlah kebutuhan pokok dengan harga murah disiapkan Pemprov Jatim di Lumbung Pangan Jatim selama pandemi corona. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.idLumbung Pangan Jawa Timur (Jatim) menjadi berkah bagi ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Surabaya selama pandemi corona (Covid-19). Sejak lapak sembako milik pemprov ini dibuka, order mereka tak sepi lagi.

Salah seorang pengemudi ojol, Heru Bekti mengatakan, sejak pandemi corona, order sepi. Apalagi, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Praktis tidak ada pemasukan lagi, sebab ada larangan untuk mengantar penumpang.

“Sejak saat itu, kami hanya mengandalkan order pesan antar makanan (go-food) atau layanan belanja online. Tetapi, begitu ada program pesan antar belanja di Lumbung Pangan Jatim, kami jadi lebih terbantu. Order kami naik lagi,” katanya, Sabtu (9/5/2020).

Heru menceritakan, sebelum wabah corona, dia bisa mendapat penghasilan Rp170.000 per hari. Tetapi begitu corona mewabah, Rp10.000 saja sulit didapat.

“Kadang malah tidak ada sama sekali. Alhamdulillah ada Lumbung Pangan Jatim. Saya bisa dapat orderan dan penghasilan lagi,” katanya.

Heru mengatakan, dalam sehari dia bisa mengantar empat hingga tujuh kali belanjaan customer Lumbung Pangan Jatim. Setiap hari, dia cukup standby di kawasan Jatim Expo sambil menunggu orderan pengantaran belanjaan.

Menurutnya, dengan empat hingga tujuh kali mengantarkan belanjaan ke pembeli, dia bisa mendapatkan penghasilan antara Rp50.000 hingga Rp120.000, tergantung jaraknya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dalam Lumbung Pangan ini masyarakat diberikan banyak kemudahan pemenuhan kebutuhan logistik, terutama selama PSBB, bulan Ramadhan, dan jelang Lebaran Idul Fitri.

Ada beberapa opsi belanja di Lumbung Pangan Jatim. Pertama adalah pembelian secara langsung di outlet Jatim Expo hingga tanggal 21 Juli 2020 mendatang. Kedua, belanja online via website https://lumbungpanganjatim.com/ dengan order belanja lewat opsi ini maka masyarakat mendapatkan layanan gratis biaya pengiriman sampai 20 kilometer.

“Di masa penerapan PSBB, memang teman-teman dari ojek online tidak bisa menarik penumpang. Maka menggandeng mereka untuk mengantarkan belanja customer Lumbung Pangan Jatim yang belanja online, adalah ikhtiar kita untuk membantu dan meringankan beban mereka yang terdampak Covid-19,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Hingga 7 Mei 2020, total transaksi di Lumbung Pangan Jatim mencapai Rp2,5 miliar. Transaksi belanja online yang memanfaatkan layanan bebas ongkir rata-rata berjumlah 218 hingga 377 orang per hari. Sehingga dalam sehari ada 218 hingga 377 pengemudi ojek online yang terbantu program ini.

Editor : Ihya Ulumuddin