Limbah APD Berserakan di Permakaman Surabaya, Diduga Berasal dari Petugas Rumah Sakit

Nur Syafei ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 13:06 WIB
Limbah APD Berserakan di Permakaman Surabaya, Diduga Berasal dari Petugas Rumah Sakit
APD bekas yang ada di TPU di Surabaya. (Foto:iNews/Nur Syafei)

SURABAYA, iNews.id – Alat Pelindung Diri (APD) bekas yang dipakai digunakan dalam protokol pemakaman Covid-19 berserakan di salah satu tempat permakaman umum (TPU) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Pengelola makam menduga APD tersebut milik petugas pemulasaraan jenazah yang berasal dari rumah sakit.

Baju hazmat, sarung tangan, dan masker ini terlihat berserakan di permakaman. Selain menimbulkan kesan kotor di permakaman, APD bekas ini dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.

Pengelola permakaman Babat Jerawat, Surabaya, Hartono mengatakan, limbah-limbah APD itu bukan milik petugas pemakaman. APD bekas ini diduga dari petugas medis yang melakukan pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

“Kalau masalah limbah medis itu (APD), biasanya dari pihak rumah sakit. Kita tidak bisa mengatakan rumah sakit mana karena pemakaman dilakukan malam hari,” kata Hartono, kepala TPU Babat Jerawat kepada iNews.

Dia mengatakan peristiwa itu tidak sering terjadi. Meski demikian, Hartono mengaku kewalahan membersihkan limbah APD yang dibuang di makam.

Limbah-limbah APD yang terlihat dan sudah tidak bisa dipakai lagi akan dibakar. Namun ada juga yang tidak terlihat sehingga tidak dibersihkan.

Hartono mengimbau kepada para tenaga medis serta masyarakat yang ikut dalam pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19, agar meningkatkan kesadaran diri untuk tidak membuang limbah APD di area makam. Dia khawatir tindakan semacam ini, dapat menularkan virus corona dan mengurangi kenyamanan para peziarah lainnya.


Editor : Umaya Khusniah