Rapid Test kepada Pengunjung Kafe di Tuban, 1 Orang Reaktif Covid-19

Pipiet Wibawanto ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 21:39 WIB
Rapid Test kepada Pengunjung Kafe di Tuban, 1 Orang Reaktif Covid-19
Rapid test yang dilakukan pada pengunjung warung kopi dan kafe di Tuban. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id - Seorang pengunjung warung kopi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) dinyatakan reaktif Covid-19 usai melakukan rapid test, Selasa (2/6/2020) malam. Rapid test digelar tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban saat razia gabungan bersama TNI-Polri dan Satpol PP.

Dalam rapid test ini, petugas mengambil sampling dari 20 pengunjung sejumlah warung kopi yang ada Tuban Kota. Dalam razia ini, tim Gugus Tugas juga mengenakan APD lengkap.

Pengunjung kafe yang menjalani rapid test dipilih secara acak. Selain tes cepat, petugas juga menyita sejumlah handphone dan KTP milik pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker.

Barang-barang tersebut sebagai jaminan agar mereka datang ke kantor Satpol PP untuk diberi pembinaan. Dengan demikian, diharapkan, ke depan pengunjung maupun pengusaha kafe dapat ikut mematuhi aturan pemerintah.

Dari dua puluh pengunjung yang dilakukan rapid test, satu di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19. Sebanyak 17 lainnya dinyatakan negatif. Sisanya harus mengulang rapid test karena hasilnya samar.

Pengunjung yang hasilnya reaktif diminta melakukan isolasi mendiri sambil menunggu hasil swab test keluar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto mengimbau seluruh pemilik warung kopi dan kafe agar mematuhi Perbup Tuban No 19 tahun 2020. Isinya pengunjung atau orang yang beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker.

Jika pemilik warung melanggar lebih dari sekali dan telah diberi pembinaan, maka petugas tak segan-segan menutup tempat usahanya.

“Ini rapid test di warung-warung, hasilnya satu reaktif dan 17 lainnya nonreaktif,” katanya.

Sementara itu, data dari peta penyebaran Covid-19, jumlah warga Tuban yang terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat sebanyak 44 orang. Sebanyak 37 di antaranya masih menjalani perawatan, empat sembuh dan tiga orang meninggal dunia.


Editor : Umaya Khusniah